Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 September 2024 | 17.16 WIB

Orang yang Berusia 50 Tahun ke Atas dan Memiliki Asam Urat, Hindari 4 Makanan Berikut Ini Menurut Ahli Gizi

Ilustrasi kaki nyeri kena asam urat. (Belle Co/Pexels) - Image

Ilustrasi kaki nyeri kena asam urat. (Belle Co/Pexels)

JawaPos.com - Asam urat tak hanya dialami oleh usia 50 tahun ke Atas, namun usia yang paling rentan terjadi yakni di usia tersebut. Asam urat tentu membuat mereka yang menderita tak nyaman dengan berbagai aktivitas. Maka dari itu pilihlah makanan yang dapat menyebabkan asam urat.

Asam urat adalah jenis radang sendi. Pilihan makanan dapat membantu mengelola gejala dan mencegah kekambuhan. Ini dapat mencakup menghindari makanan hewani yang tinggi purin, memilih makanan nabati, dan banyak lagi.

Asam urat adalah kondisi peradangan yang terjadi ketika kadar asam urat tinggi menumpuk dalam darah dan membentuk kristal di dalam atau di sekitar sendi. Hal ini menyebabkan peradangan, nyeri, dan kerusakan sendi dalam kasus yang parah.

Kambuhnya asam urat dapat dimulai secara tiba-tiba, sering kali pada malam hari, dan dapat berlangsung selama 1–2 minggu.

Gejala cenderung paling menyakitkan selama 24 jam pertama. Lantas bagaimana agar asam urat tidak terjadi di usia 50 tahun ke atas?

Dilansir dari medicalnewstoday.com oleh JawaPos.com, Kamis (5/9) salah satunya caranya dengan mengatur pola makan. Berikut ini yang harus Anda hindari jika Anda memiliki asam urat, simak apa saja:

1. Protein hewani yang mengandung purin

Purin dapat memperburuk gejala asam urat karena tubuh mengubahnya menjadi asam urat. Lebih jauh, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan hewani yang tinggi purin dapat meningkatkan risiko terkena asam urat.

Makanan berikut mengandung purin yaitu daging merah, seperti daging sapi dan domba, lalu daging organ yakni termasuk hati dan ginjal, makanan laut seperti kerang, kerang scallop, ikan teri, sarden, ikan trout, dan tuna.

2. Alkohol

Mengonsumsi alkohol, terutama bir dan minuman beralkohol dapat memperburuk gejala asam urat dan meningkatkan risiko kambuhnya asam urat.

3. Fruktosa

Ketika orang mengonsumsi makanan yang mengandung fruktosa tinggi, hal itu dapat menyebabkan penipisan adenosin trifosfat. Hal ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan produksi asam urat berlebih.

Oleh karena itu, penderita asam urat harus membatasi makanan yang secara alami mengandung banyak fruktosa. Ini tidak berarti mengecualikan buah atau madu dari pola makan seseorang, tetapi memakannya dalam jumlah kecil dan sedang.

Namun, seseorang harus menghindari mengkonsumsi minuman soda manis dan makanan olahan yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi sebagai bahan tambahan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore