
Ilustrasi perempuan yang sulit mencintai diri sendiri. (Freepik)
JawaPos.com – Pada dasarnya kita semua pernah mengalami hari-hari yang buruk. Kita semua terkadang merendahkan diri sendiri mulai dari “Ih, aku benar-benar menyebalkan” hingga “aku tidak percaya aku bisa sebodoh itu”.
Namun, ada perbedaan antara orang-orang yang berhasil pulih dengan cepat dari hal itu dan melanjutkan hidup mereka dan orang-orang yang tetap terjebak dalam pola pikir negatif yang sama.
Jika Anda termasuk dalam kategori terakhir maka Anda akan kesulitan untuk benar-benar mencintai diri sendiri. Dan jika Anda ingin meningkatkan rasa cinta diri maka sudah saatnya untuk meninggalkan beberapa perilaku sebagaimana dilansir dari laman The Expert Editor, Rabu (28/8) sebagai berikut:
1. Berbicara merendahkan diri sendiri
Pada dasarnya Anda tidak dapat mencintai diri sendiri jika Anda terus-menerus merendahkan diri sendiri, menghakimi diri sendiri karena merasakan hal tertentu dan membenci apa yang Anda lihat di cermin.
Untuk mengatasi hal itu, Anda bisa belajar merangkul pola pikir yang lebih positif dan meneguhkan diri sendiri. Anda dapat melakukannya dengan menyadari saat Anda hendak bersikap keras pada diri sendiri dan mengganti penilaian itu dengan pikiran lain.
Selain itu Anda juga bisa mengulang afirmasi positif yang bermanfaat bagi Anda atau melepaskan narasi palsu yang telah Anda buat sendiri menggunakan terapi perilaku kognitif.
2. Merusak kebahagiaan Anda sendiri
Kebiasaan lain yang perlu Anda tinggalkan agar Anda bisa mencintai diri sendiri adalah merusak kebahagiaan Anda sendiri.
Perilaku merusak diri sendiri belum tentu berakar pada kebencian terhadap diri sendiri tetapi itu berarti Anda tidak mencintai dan merawat diri sendiri dengan kapasitas penuh.
Artinya Anda menekan sebagian kebutuhan terdalam Anda dan mengabaikan masalahnya. Tentu saja, hal ini tidak akan membantu Anda mencapai tujuan sama sekali dan lebih parah lagi hal ini dapat memicu kebencian terhadap diri sendiri.
3. Menekan emosi Anda
Ada perbedaan besar antara mengendalikan dan menekan emosi Anda. Mengendalikan adalah keputusan sadar untuk berperilaku sesuai dengan norma sosial dan mengolah perasaan Anda.
Sedangkan menekan emosi adalah tindakan bawah sadar untuk mengabaikan emosi Anda dan berharap emosi itu akan hilang begitu saja. Kalau Anda mampu mengendalikan emosi, maka Anda akan menghadapinya dengan tenang di waktu yang tepat tanpa mengamuk di depan umum.
Namun, jika Anda menekan emosi Anda maka Anda tidak akan mendekati mereka mengenai masalah tersebut sama sekali sebab Anda akan tetap menyangkal diri tentang seberapa besar kata-kata mereka telah memengaruhi Anda.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
