
Ilustrasi bullying. (Pexels/cottonbro studio)
JawaPos.com - Bullying atau perundungan merupakan tindakan buruk yang bisa dilakukan oleh manusia kepada sesamanya. Secara definisi, perundungan adalah ketika seseorang menggunakan ancaman, kekerasan atau paksaan untuk mengintimidasi orang lain.
Perundungan sendiri bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Hal ini bisa terjadi pada siswa di lingkungan sekolah, seseorang di lingkungan perkuliahan, sampai karyawan di perkantoran.
Ketika perundungan atau bullying ramai terjadi pada anak sekolah, bukan tidak mungkin perundungan terjadi pada seseorang di usia dewasa. Hal ini bisa terjadi meski orang dewasa seharusnya punya logika dan kemampuan berpikir dewasa.
Sebagai korban, bukan berarti kamu juga harus pasrah akan keadaan. Meski perundungan atau bullying tersebut menyakitkan, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghadapinya.
Dikutip dari Very Well Mind dan Psychology Today, berikut ini merupakan 7 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi bullying di usia dewasa:
1. Kontak Mata dengan Pelaku
Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat kontak mata dengan pelaku. Kontak mata sangat penting dalam tindakan perundungan.
Biasanya, pelaku lebih kejam ketika mereka tidak menatap matamu. Ketika kamu melakukan kontak mata, hal ini menunjukkan kepercayaan diri tinggi dan posisi kuat.
2. Beri Jarak Jika Mungkin
Ketika terjadi perundungan, kamu bisa memberi jarak apabila situasinya memungkinkan. Kamu bisa meminta pada HRD untuk memindahkan meja kantormu ke meja lain, misalnya.
Tetapkan jarak aman pada pelaku atau terduga pelaku. Lebih jauh, kamu bisa meminta pindah divisi atau posisi lain di tempat kerja. Hal ini bisa berlaku apabila lingkungan memungkinkanmu memberi jarak.
3. Simpan Bukti Perundungan
Hal yang paling kuat dalam hukum adalah bukti. Kamu bisa menyimpan atau merekam tindakan bullying tersebut dengan ponsel atau catatan harian.
Apabila tindakan perundungan semakin parah, kamu mungkin akan melaporkan ke HRD bahkan polisi. Dalam laporan tersebut, dibutuhkan bukti kuat untuk membuktikan perundungan benar adanya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
