
Ilustrasi: Orang tua dan anak. (August de Richelieu/Pexels)
JawaPos.com – Setiap orang tua memiliki pola asuhnya masing-masing dalam membesarkan dan mendidik anak-anak mereka, salah satunya yaitu pola asuh gaya otoriter.
Orang tua yang menerapkan pola asuh tersebut kerap kali disebut sebagai strict parents. Orang tua akan menetapkan banyak aturan ketat dan keras yang harus dipatuhi oleh anak mereka.
Penerapan pola asuh otoriter tersebut bertujuan agar anak mereka menjadi pribadi yang lebih disiplin dan fokus untuk meraih masa depan yang cerah.
Sayangnya, pola asuh otoriter itu juga memiliki dampak negatif yang berpengaruh terhadap masa depan anak.
Dengan demikian, melansir laman Medicine Net, Jumat (9/8), berikut ini 6 dampak negatif yang dapat terjadi pada anak jika dibesarkan oleh strict parents.
1. Kepercayaan diri yang rendah
Sebuah penelitian terhadap mahasiswa menemukan bahwa mereka yang dibesarkan dengan pola asuh yang ketat atau otoriter oleh orang tuanya berakhir menilai rendah dirinya sendiri.
Mereka memiliki lebih banyak masalah perilaku dan kurang menunjukkan inisiatif dan ketekunan dibandingkan siswa yang orang tuanya tidak terlalu ketat.
2. Berbuat kenakalan
Orang tua yang ketat dan suka mengontrol cenderung membesarkan anak yang tidak sopan dan nakal.
Ironisnya, mereka tidak melihat orang tuanya sebagai figur sah yang berwenang atas mereka.
Oleh karena itu, mereka cenderung tidak mengikuti peraturan dan lebih cenderung terjun dalam perilaku nakal.
Baca Juga: Penting! Kenali Gejala dan Penyebab Mati Rasa Emosional, Ada Depresi hingga Stres Luar Biasa
3. Depresi
Anak-anak dengan orang tua yang ketat terhadap mereka dan mengabaikan perasaan mereka lebih mungkin mengalami depresi dan kecemasan.
4. Menjadi pelaku atau korban penindasan

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
