Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Agustus 2024 | 19.20 WIB

Butuh Healing dari Aktivitas yang Bikin Stres hingga Trauma? Ini 7 Cara Solo Traveling yang dapat Menyembuhkanmu Menurut Psikologi 

Ilustrasi perjalanan solo traveling (Freepik) - Image

Ilustrasi perjalanan solo traveling (Freepik)

JawaPos.com - Di tengah padatnya aktivitas, serta berbagai problematika yang menyelimuti hari-hari, kita seringkali dibuat stres, dan mungkin perlu sedikit penyembuhan untuk meredakannya.

Jika kamu sedang mencari penyembuhan untuk diri sendiri, mungkin kamu bisa pergi healing dengan melakukan solo traveling. Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Minggu (4/8), tujuh cara solo traveling yang dapat menyembuhkanmu.

1. Meningkatkan kesadaran diri

Melakukan solo traveling membuatmu memiliki banyak waktu untuk berbicara kepada diri sendiri, merenungkan semua yang telah terjadi, bahkan jika kamu hanya ingin duduk dan merasakan semuanya. 

Agar solo traveling menjadi pengalaman penyembuhan yang efektif, kamu harus berhubungan dengan diri sendiri, tidak peduli seberapa menyakitkan atau membosankan kedengarannya.

2. Meningkatkan kemandirian dan pengambilan keputusan

Saat kamu melakukan solo traveling, kamu tidak memiliki siapa pun untuk diandalkan. Mungkin rasanya tidak nyaman jika kamu belum pernah melakukan solo traveling sebelumnya.

Dalam perjalanan pertamamu, mungkin kamu akan merasa takut. Kamu mungkin juga akan banyak merasakan kecemasan dalam hati karena tidak begitu yakin dengan dirimu sendiri. 

3. Membangun kemampuan beradaptasi dan ketahanan

Ada ratusan kemungkinan yang bisa terjadi saat kamu bepergian, apalagi jika kamu bepergian sendiri. Ini benar-benar latihan bertahan hidup, dan hanya mereka yang mampu beradaptasi yang akan bertahan.

Bepergian sendirian sebenarnya bukanlah hal yang menakutkan, hanya saja perjalanan ini benar-benar membutuhkan ketahanan. Namun jangan khawatir, kamu ada di sana untuk penyembuhan, dan ketahanan adalah bagian penting dari itu.

4. Kamu belajar untuk percaya pada diri sendiri

Menurut Dr. Daniela Sieff, trauma mengubah dan mendistorsi aspek tubuh dan pikiran kita, jadi membangun kepercayaan diri setelah trauma adalah proses yang rumit. Jadi, solo traveling menjadi hal yang sangat penting untuk penyembuhan.

Trauma seringkali membuat kita melupakan jati diri kita, sering merasa tidak dianggap dan kehilangan suara. Dengan melakukan solo traveling, kita dapat bertanggung jawab pada diri kita sendiri dan membangun kepercayaan pada diri kita sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore