Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juni 2024 | 15.40 WIB

4 Langkah Mudah Ajarkan Kesabaran Pada Si Kecil, Modal Penting untuk Jalani Keseharian, Berikut Ulasannya

Ilustrasi ibu yang melatih kesabaran pada si kecil.(Unplash.com/XavierMoutonPhotographi) - Image

Ilustrasi ibu yang melatih kesabaran pada si kecil.(Unplash.com/XavierMoutonPhotographi)

JawaPos.com - Kesabaran tak harus dimiliki oleh seorang ibu, melainkan si kecil juga perlu ditanamkan sikap seperti itu, mengingat bahwa di ruang lingkup sosial banyak menjumpai perbedaan.

Namun sayangnya kesabaran ini adalah hal yang paling sulit dilakukan, maka dari itu perlu dipupuk sejak dini agar si kecil tumbuh menjadi anak penyabar.

Dikutip dari laman Artikel Ibu dan Balita by Primagro pada (27/06/2024), menurut pakar psikolog anak bahwa kebiasaan bersabar bisa dilatih sejak usia 6 bulan, segera setelah mendapat MPASI.

Hal ini disebabkan karena berbeda dengan bayi yang masih mendapatkan ASI ekslusif, bayi berusia 6 bulan sebenarnya sudah mampu mengontrol tangisan sesuai dengan reaksi lingkungan sekitarnya saat ia menangis.

Jika ibu atau ayah selalu memberikan reaksi cepat saat kali tangisannya pecah maka ia akan terbiasa menggunakan tangisan itu sebagai alat untuk segera mendapatkan keinginannya.

Sebaliknya jika ibu atau ayah konsisten melatih kesabaran dengan menunggu si kecil mendapatkan kebutuhannya, maka ia akan terlatih bahwa semua keinginannya harus dipenuhi saat itu juga.

Berikut 4 langkah mudah ajarkan kesabaran pada si kecil sebagai modal penting untuk jalani keseharian, diantaranya adalah :

1. Biarkan si Kecil Menunggu

Alih-alih merespon langsung keinginan si kecil, ibu lebih baik menanggapinya dulu secara verbal, ketimbang menunjukkan wajah panik dan langsung lari tergopoh-gopoh setiap kali ia menangis.

Berikan sinyal terbaik untuk menanggapi tangisannya seperti "Nak, sebentar ya ibu mau lakukan ini dulu" agar memastikan bahwa ibu kesayangan masih berada didekatnya.

2. Dekati dan Beri Penjelasan

Setelah ibu mendidik bayi dengan menunggu, selanjutnya beri ia penjelasan terkait tahapan ia memberikan keinginannya. Misalkan ketika si kecil ingin segera makan MPASI maka ibu menjawab "Sebentar ya Nak ibu ambilkan piring dulu".

Meskipun si kecil belum paham dengan ucapan ibunya, tapi hal ini penting agar ia tak merasa diabaikan.

3. Alihkan Perhatian si Kecil

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore