Ilustrasi Orang Tua yang sedang Menghabiskan Waktu Berkualitas (Quality Time) bersama Anaknya. (Freepik/ tirachardz)
JawaPos.com - Bahasa cinta atau love language merupakan cara seseorang mengekspresikan dan menerima cinta. Konsep ini diperkenalkan oleh Dr. Gary Chapman yang mengidentifikasi 5 Bahasa Cinta (5 Love Languages), yaitu Physical Touch (Sentuhan Fisik), Gifts (Hadiah), Words of Affirmation (Kalimat Afirmasi), Acts of Service (Tindakan Pelayanan), dan Quality Time (Waktu Berkualitas).
Setiap individu memiliki satu atau lebih bahasa cinta yang dominan. Konsep love language yang diperkenalkan oleh Dr. Gary Chapman ini juga dapat diterapkan pada anak-anak. Mengetahui love language anak sangat penting untuk memastikan mereka merasa dicintai dan dihargai. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri anak, serta membangun hubungan yang kuat dan sehat dengan mereka.
Berikut ini JawaPos.com rangkum 5 jenis love language pada anak yang perlu diketahui oleh orang tua agar dapat memberikan kasih sayang sesuai dengan kebutuhan emosional mereka, dilansir dari berbagai sumber:
1. Words of Affirmation (Kalimat Afirmasi)
Anak-anak dengan love language kalimat afirmasi atau words of affirmation merasa dicintai ketika mereka mendengar kata-kata positif dari orang tua. Kalimat-kalimat pujian, dukungan, dan kalimat-kalimat yang penuh kasih lainnya bisa sangat berarti bagi mereka. Misalnya, mengatakan "Kamu hebat!" atau "Ayah/Ibu bangga padamu" dapat meningkatkan kepercayaan diri dan membuat mereka merasa dihargai.
2. Quality Time (Waktu Berkualitas)
Untuk anak-anak yang memiliki love language waktu berkualitas atau quality time, perhatian penuh dari orang tua adalah hal yang paling mereka butuhkan. Menghabiskan waktu bersama dengan melakukan kegiatan yang mereka sukai atau hanya sekadar berbicara dari hati ke hati dapat membuat mereka merasa diperhatikan dan dicintai. Usahakan untuk meluangkan waktu tanpa gangguan teknologi seperti ponsel atau televisi.
3. Gifts (Hadiah)
Bagi sebagian anak, menerima hadiah adalah cara mereka merasa dicintai. Hadiah yang diberikan tidak perlu mahal atau mewah, tetapi bisa berupa benda-benda kecil yang menunjukkan perhatian dan kasih sayang orang tua. Misalnya, memberikan buku cerita atau mainan kesukaan dapat membuat mereka merasa spesial dan dicintai.
4. Acts of Service (Tindakan Pelayanan)
Anak-anak yang love language-nya berupa acts of service merasa dicintai ketika orang tua melakukan hal-hal untuk membantu mereka. Hal-hal tersebut bisa berupa hal sederhana, seperti membantu mengerjakan PR, menyiapkan sarapan, atau membantu merapikan kamar. Tindakan-tindakan sederhana ini dapat menunjukkan bahwa orang tua peduli dan selalu ada untuk membantu mereka.
5. Physical Touch (Sentuhan Fisik)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
