
ilustrasi tanda red flag dalam lingkungan pertemanan./Freepik
JawaPos.com - Ada beberapa weton yang ingin dimengerti tapi tidak mau mengerti perasaan orang lain menurut primbon Jawa. Penasaran? Yuk cek jawabannya di sini.
Kehidupan manusia seringkali diwarnai oleh aspek-aspek spiritual dan kepercayaan. Di Indonesia, khususnya di pulau Jawa, salah satu aspek tersebut adalah kepercayaan terhadap weton.
Weton atau hari kelahiran sendiri merupakan sebuah ramalan dan perhitungan yang dikaitkan dengan karakter dan kepribadian serta nasib dan peruntungan orang tersebut.
Akan tetapi, terlepas dari kepercayaan weton ini, ada salah satu aspek penting dalam kehidupan yang terkadang diabaikan, yaitu kemampuan untuk memahami perasaan orang lain.
Banyak dari kita seringkali terfokus pada pengembangan diri sendiri, namun melupakan pentingnya untuk mengerti dan menghargai perasaan orang lain, terutama orang-orang yang berada di sekitar kita.
Menariknya, di dalam kitab primbon Jawa disebutkan bahwa, ada beberapa weton dengan karakter kuat, namun tidak selalu diiringi dengan kemampuan empati yang sama kuatnya.
Lantas, weton apa saja sih yang memiliki karakter kuat namun berempati rendah? Berikut ini adalah beberapa weton yang ingin dimengerti tapi tidak mau mengerti perasaan orang lain menurut primbon Jawa.
Weton yang Ingin Dimengerti Tapi Tidak Mau Mengerti Perasaan Orang Lain
1. Sabtu Pon
Weton yang ingin dimengerti tapi tidak mau mengerti perasaan orang lain menurut primbon Jawa yang pertama yaitu orang-orang yang lahir pada hari Sabtu Pon.
Berdasarkan kitab primbon Jawa, orang-orang yang lahir pada hari Sabtu Pon sering kali dikaitkan dengan karakter yang sangat kuat dan penuh dengan semangat.
Orang-orang yang lahir pada hari Sabtu Pon biasanya memiliki dorongan yang sangat besar untuk dapat mencapai tujuan mereka.
Akan tetapi, terkadang kekuatan tersebut membuat para pemilik weton ini cenderung kurang peka terhadap perasaan orang lain yang berada di sekitarnya.
Orang-orang yang lahir pada hari Sabtu Pon mungkin saja terlalu fokus pada tujuan mereka sendiri, sehingga lupa untuk mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan orang-orang yang berada di sekitar mereka.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
