Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Mei 2024 | 20.30 WIB

Ternyata Kebiasaan Selingkuh Bisa Disembuhkan, Begini Cara Menghilangkannya

Kebiasaan selingkuh ternyata bisa disembuhkan./freepik - Image

Kebiasaan selingkuh ternyata bisa disembuhkan./freepik

JawaPos.com - Di media sosial saat ini, kasus perselingkuhan sangat marak dibicarakan mulai dari public figure, selebriti internet (Instagram, TikTok, hingga X atau yang dulu dikenal dengan Twitter), hingga masyarakat biasa.

Perselingkuhan terjadi antara kedua orang yang sudah memiliki pasangan, memilih untuk berhubungan dengan orang lain di belakang pasangannya secara diam-diam.

Pada hari Senin, 6 Mei 2024, dr. Jiemi Ardian, SpKJ (Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa) yang hadir menjadi bintang tamu di YouTube Channel Raditya Dika membahas tentang perselingkuhan.

Ardian menjelaskan jika kasus perselingkuhan yang ditanganinya itu ada banyak, namun kasusnya beragam.

Mulai dari pasiennya adalah korban perselingkuhan, seseorang yang membawa pasangannya yang suka selingkuh, hingga pelaku dari perselingkuhan itu dengan sukarela datang sendiri.

Kemudian Raditya yang dengan penuh penasaran bertanya, apakah orang yang selingkuh pernah datang untuk konsultasi.

"Biasanya kalau tukang selingkuh itu, disuruh sama yang diselingkuhi."

"Jadi dia dateng, bilang 'Dok saya punya masalah nih. Saya hobi banget selingkuh,'" jelas Raditya.

"Ada, tapi jarang yang ngomong begitu (ingin sembuh dari kebiasaan selingkuh)," jawab dr. Ardian.

Raditya yang terkejut dengan kasus tersebut, bertanya bagaimana seseorang yang punya kebiasaan selingkuh bisa sembuh.

"Sebenarnya caranya enggak susah-susah banget sih. Pertama dia harus ngaku, kalau itu (dirinya melakukan perselingkuhan) sesuatu yang juga mengganggunya," jelas dr Ardian.

"Problemnya, orang tuh biasanya berubah karena dia tahu tindakannya itu enggak nyaman buat dia. Kedua, ada benefit jangka panjang kalau dia berubah."

"Dua poin itu biasanya orang baru mau mengubah perilakunya. Problemnya orang selingkuh, 'apa kerugian sekarang kan dia enak, gak perlu invest di hubungan (perselingkuhan), dapat keuntungannya kan?"

"Terus apa benefit jangan panjang dari berubah kalau dia enggak selingkuh? Beberapa orang gak bisa jawab ini, makanya perilakunya gak berubah."

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore