Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Maret 2024 | 02.29 WIB

Penelitian Psikologi Terbaru Ungkap Seberapa Penting Memiliki Kekuatan yang Setara dalam Hubungan, Simak!

Ilustrasi pasangan green flag. (Freepik)

JawaPos.com – Kita hidup di era di mana pemahaman mendalam tentang dinamika hubungan menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Dalam hubungan romantis, pertanyaan tentang kekuasaan sering muncul: Siapa yang lebih dominan? Apakah kedua pasangan memiliki suara yang sama dalam pengambilan keputusan?

Penelitian psikologi yang inovatif baru-baru ini mengungkapkan seberapa penting keseimbangan dalam hubungan untuk kesejahteraan bersama. 

Menemukan harmoni dalam hubungan adalah seperti menari dengan irama yang sempurna; membutuhkan dua orang yang bergerak bersama dengan kepercayaan dan pengertian.

Penelitian terbaru yang diterbitkan di Social Psychological and Personality Science oleh Robert Körner dan Astrid Schütz mengeksplorasi pentingnya memiliki kekuatan yang sama dalam hubungan romantis

Studi ini menemukan bahwa yang terpenting adalah rasa kekuatan yang dirasakan atau keyakinan seseorang bahwa mereka memiliki suara yang setara dalam hubungan mereka.

Dilansir dari Psychology Today, Senin (18/3), menariknya, penelitian ini menunjukkan bahwa memiliki rasa kekuatan pribadi dalam hubungan lebih penting daripada perasaan kesetaraan dengan pasangan.

Penelitian ini melibatkan hampir 1.000 pasangan dan menanyakan kepada kedua pasangan untuk menilai kepuasan hubungan atau kepuasan seksual mereka serta rasa kekuatan pribadi mereka dalam hubungan. 

Pertanyaan-pertanyaan yang menilai kekuatan meminta responden untuk menilai persetujuan mereka dengan pernyataan seperti, ‘Saya bisa membuat dia mendengarkan apa yang saya katakan,’ atau ‘Jika saya mau, saya bisa membuat keputusan.’

Hasil dari beberapa penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan pribadi berkaitan dengan kepuasan yang lebih besar. 

Semakin banyak orang merasa mereka memiliki suara dalam hubungan mereka, semakin bahagia mereka. 

Selain itu, tidak hanya perasaan kekuatan sendiri yang berkontribusi pada kepuasan, tetapi juga kekuatan pasangan mereka. 

Artinya, orang yang pasangannya merasa berkuasa cenderung lebih puas. Namun, tidak ada bukti bahwa kedua pasangan memiliki tingkat kekuatan yang sama satu sama lain berkaitan dengan kepuasan. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore