
Ilustrasi gap year dengan pergantian tahun (freepik.com)
JawaPos.com - Apa itu gap year? Sebagian orang mungkin asing dengan istilah itu dan sebagian lainnya mengartikan waktu dimana seseorang memutuskan untuk istirahat atau cuti.
Dilansir dari goabroad.com, secara teknis gap year dapat diartikan sebagai periode waktu, biasanya memiliki durasi satu tahun untuk cuti atau menunda ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Mengambil keputusan untuk gap year, biasanya dilakukan oleh siswa atau calon mahasiswa yang mengambil cuti setelah lulus sekolah menengah atas dan sebelum kuliah.
Bagi sebagian orang, pada masa gap year akan memberikan kesempatan untuk menggali dan mengeksplorasi potensi diri melalui pengalaman kerja sebelum melanjutkan pendidikan.
Tetapi sebagian orang juga menggunakan waktu gap year untuk bersenang-senang dengan pergi berlibur dan bersantai.
Oleh karena itu, masa gap year sendiri kerap mengundang pro dan kontra yang perlu dipertimbangkan kembali sebelum mengambil keputusan untuk gap year.
Berikut pro dan kontra yang biasa terjadi ketika tidak mengambil keputusan atau mengambil keputusan untuk gap year di masa peralihan jenjang pendidikan.
Pro Gap Year
1. Dilansir dari thescholarshiphub.org.uk, masa gap year akan memberikan waktu untuk mengejar minat lainya.
Dalam periode gap year, setidaknya memberikan kesempatan untuk merenungkan kembali tujuan yang sebenarnya yang sesuai dengan diri sendiri.
Oleh karena itu, yang perlu dilakukan pada saat gap year yaitu memperbanyak waktu untuk mengeksplor hobi dan minat yang sering diabaikan demi belajar.
2. Gap year akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan menghasilkan uang. Mengambil keputusan untuk gap year dapat memenuhi kebutuhan finansial menjelang di jenjang pendidikan selanjutnya.
Hal ini dapat menimbulkan rasa percaya diri untuk hidup lebih mandiri, sehingga dapat meringankan tekanan finansial yang besar ketika masuk perkuliahan.
3. Jika masa gap year dilakukan dengan rencana yang konkret dan benar, akan membuat daftar riwayat hidup yang penuh pengalam dan mengesankan.
4. Untuk seseorang yang memilih gap year, terkadang terlalu terlena dengan pekerjaan dan mengorbankan waktu liburan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
