Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 22.20 WIB

Kenali Perbedaan Oat, Muesli, dan Granola: Manakah yang Lebih Cocok untuk Gaya Hidup Sehatmu?

Kenali Perbedaan Oat, Muesli, dan Granola: Manakah yang Lebih Cocok untuk Gaya Hidup Sehatmu?./Freepik - Image

Kenali Perbedaan Oat, Muesli, dan Granola: Manakah yang Lebih Cocok untuk Gaya Hidup Sehatmu?./Freepik

JawaPos.com – Istilah oat, muesli dan granola tentunya sudah tidak asing lagi bagi kalangan yang menganut gaya hidup sehat.

Pasalnya oat, muesli dan granola sering dijadikan sebagai bahan dasar dalam membuat menu sarapan sehat.

Meski sering dianggap mirip, ternyata oat, muesli dan granola dikutip dari beberapa sumber ternyata ketiganya memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal komposisi, nutrisi, dan cara membuatnya.

Untuk itu, kenali lebih dalam perbedaan diantara ketiganya dan sesuaikan dengan kebutuhan sarapan sehat anda agar menjadi pilihan yang tepat.

1. Oat

Oat terbuat dari biji gandum, yang terbagi ke dalam tiga jenis, yakni rolled oat, steel cut-oat, dan oat instan, dengan perbedaan yang terletak pada tekstur serta waktu yang dibutuhkan untuk penyajian.

Oat memerlukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, biasanya diolah dengan cara diseduh dengan air atau susu panas.

Oat memiliki rasa yang tawar sehingga memerlukan tambahan perisa yang bisa didapatkan dari madu dan juga buah-buahan.

Oat mengandung serat larut dan serat tak larut. Dimana keduanya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Serat larut pada oat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) yang buruk bagi tubuh.

Serat larut yang terkandung di dalamnya juga berfungsi untuk menunda lapar dan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Sedangkan serat tak larut dapat membantu menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh.

Dalam 100 gram oat, mengandung kalori sebesar 68 kkal, lemak sebesar 1,4 gram, dan protein sebesar 2,4 gram.

Sehingga oat cocok untuk dikonsumsi bagi yang ingin menurunkan berat badan atau diet rendah kalori seperti pada penderita penyakit diabetes mellitus.
2. Muesli

Muesli merupakan campuran antara rolled oat, biji-bijian seperti biji chia, kacang-kacangan, dan juga buah-buahan kering.

Muesli tak dapat dikonsumsi secara instan, pasalnya perlu untuk diseduh atau direndam dengan susu selama satu malam seperti overnight oats sebelum disajikan.

Selain itu muesli juga dapat dimasak di atas kompor dengan cara direbus dengan air. Dalam 100 gram muesli, mengandung kalori sebesar 96 kkal, lemak sebesar 4,16 gram, dan protein sebesar 8,24 gram.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore