
ilustrasi rambut beruban. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Umumnya rambut mulai memutih di usia 30an, meski ada pula yang mulai mengalami proses itu lebih awal dari usia tersebut.
Kebanyakan wanita suka menutupinya dengan bantuan pewarna rambut atau memotong helai rambut yang memutih, namun ada yang pertama kali melihat uban di kepala justru langsung mencabutnya.
Rambut beruban pada dasarnya bagian dari proses penuaan alami. Produksi melanin dan pigmen yang bertanggung jawab atas warna rambut menurun seiring bertambahnya usia, papar dokter kulit Sameer Apte.
Setiap folikel rambut mengandung sel penghasil pigmen yang disebut melanosit. Seiring bertambahnya usia, sel-sel ini secara bertahap menjadi kurang aktif dan akhirnya berhenti memproduksi melanin menjadikannya beruban.
Selain proses penuaan alami, beberapa faktor penting lain berkontribusi terhadap timbulnya uban yakni genetika, paparan terhadap polutan lingkungan, merokok, defisiensi nutrisi, dan stres, seperti dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Senin (18/12).
Di sisi lain, anggapan mencabut uban memicu lebih banyak uban tumbuh adalah mitos belaka, kata sang dokter.
Lantas, apa saja efek samping dari kebiasaan mencabut uban? Simak uraiannya di bawah ini.
1. Resiko infeksi
Mencabut rambut dapat membuat folikel rambut terkena bakteri sehingga berpotensi menyebabkan kemerahan, bengkak, dan ketidaknyamanan akibat folikulitis.
Ini adalah suatu kondisi dimana folikel rambut terinfeksi atau meradang memicu kondisi kulit yang sering terlihat seperti jerawat, ungkap Apte.
2. Rambut tumbuh ke dalam
Mencabut uban dapat mengubah arah pertumbuhan alami rambut, meningkatkan kemungkinan rambut tumbuh ke dalam. Hal ini terjadi ketika rambut menggulung kembali ke dalam kulit, menimbulkan peradangan, benjolan merah, dan potensi infeksi.
3. Iritasi kulit
Iritasi akibat pencabutan dapat bermanifestasi sebagai kemerahan, gatal atau sensasi terbakar. Jika memiliki kulit sensitif, perlu berhati-hati karena mungkin lebih rentan terhadap reaksi tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
