
Resolusi awal tahun membantu mempersiapkan diri agar lebih terarah. (britishcouncil)
JawaPos.com - Resolusi awal tahun didefinisikan sebagai janji yang dibuat pada diri sendiri untuk memulai sesuatu yang baik dan menghentikan kebiasaan buruk saat memulai tahun yang baru.
Setiap individu memiliki tujuan tertentu, mulai dari pencapaian karier, kesehatan, hubungan asmara, ataupun keinginan lainnya. Maka penting untuk mempersiapkan diri agar lebih terarah untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Resolusi dipercaya mampu untuk melecut seseorang mencapai sesuatu yang diinginkan, setidaknya untuk satu tahun ke depan.
Resolusi awal tahun juga membuat seseorang terus memperbaiki diri agar berhasil mencapai tujuan hidup.
Selain sebagai perencanaan hidup, resolusi awal tahun juga menguji komitmen seseorang.
Dalam mencapai resolusi, perlu adanya komitmen untuk menjalaninya. Harus rajin meninjau proses yang telah dilakukan secara berkala. Ini menjadi salah satu latihan untuk disiplin dalam mewujudkan tujuan.
Dilansir dari laman ugm pada Sabtu (16/12), Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., Psikolog, Psikolog dari UGM, membagikan sikap mental dan langkah strategis membuat resolusi awal tahun.
Pertama, mulailah dengan bersyukur. Mengungkapkan rasa syukur telah melalui rangkaian kehidupan pada tahun sebelumnya dimana ada hal yang positif yang bisa dibanggakan maupun hal negatif yang tidak disukai.
Memulai dengan bersyukur menunjukkan telah memiliki kesiapan untuk mengapresiasi kebaikan yang pernah diterima maupun kebaikan yang pernah dilakukan.
Misalnya, jika tahun yang telah dilalui penuh dengan tantangan kesehatan fisik dan mental, maka berada dalam keadaan sehat dan waras saat ini merupakan satu capaian besar.
Kedua, realistis. Resolusi atau tujuan yang terlalu banyak hanya akan merepotkan diri sendiri pada kemudian hari, ketika benar-benar mencoba melakukannya.
Buatlah sekitar lima sampai dengan delapan tujuan yang terformulasi secara realistis dan spesifik tentang hal-hal konkrit apa saja yang perlu dilakukan demi mewujudkan tujuan tersebut.
Ketiga, tetapkan prioritas. Tidak mungkin semua tujuan setara tingkat kepentingannya. Tahun ini mungkin akan meletakkan sumber daya lebih banyak untuk kesehatan, atau untuk pencapaian tujuan akademik, atau relasi keluarga.
Melakukan pertimbangan harus dipikirkan baik-baik dan secara tenang agar tujuan tercapai sesuai skala prioritas.
Keempat, menulis tujuan tersebut. Tuliskan tujuan-tujuan tersebut dan letakkan di tempat yang mudah ditemukan seandainya nanti perlu pengingat atau direvisi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
