Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 18.00 WIB

Kerap Menyimpan Sisa Makanan? Begini Caranya Agar Tetap Aman dan Bisa Dikonsumsi Kembali

Ilustrasi penyimpanan makanan yang lebih aman. (Antara/HO/IKEA Indonesia) - Image

Ilustrasi penyimpanan makanan yang lebih aman. (Antara/HO/IKEA Indonesia)

JawaPos.com - Sudah menjadi hal yang sangat umum ketika di rumah Anda sedang menggelar acara atau hanya berkumpul dengan keluarga besar.

Seringkali tuan rumah memasak hidangan dalam jumlah besar dan menghasilkan makanan sisa.

Makanan yang berlebihan ini akan menjadi sisa dan sangat sayang apabila dibuang begitu saja. Apabila fenomena ini rutin dilakukan, maka food waste akan meningkat dalam masyarakat.

Dilansir dari laman Antara, terdapat beberapa solusi untuk menyimpan makanan yang berlebih secara aman menurut Jesus Garcia dan Vanessa Imus, MS, RDN, selaku spesialis urusan masyarakat di Layanan Keamanan dan Inspeksi Pangan USDA, Washington DC, AS.

Pertama, apabila makanan yang dimasak mengandung daging atau seafood, harus dipastikan untuk melakukan pendinginan dengan menyimpannya dalam lemari es agar makanan lebih awet.

"Peraturan umum kami adalah semua makanan yang dimasak aman disimpan di lemari es pada suhu 40 derajat Fahrenheit (empat derajat Celcius) hingga empat hari", ucap Jesus Garcia.

Daging maupun seafood menjadi hidangan yang memiliki sifat gampang rusak (membusuk), oleh karena itu perlu disimpan kembali dalam kulkas paling tidak dua jam seusai dipakai.

Garcia menambahkan, makanan berbahan dasar daging apabila tidak disimpan dengan baik dan benar, maka bakteri yang terkandung dapat berkembang sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi.

Solusi lainnya agar makanan yang disimpan menjadi lebih aman adalah menjadikan makanan yang berukuran besar menjadi bagian-bagian kecil, lalu menyimpannya di tempat yang dalam agar mempercepat proses pendinginan.

Apabila ingin yang lebih efektif, penggunaan kemasan yang kedap udara atau yang bersegel juga dapat menjadi pilihan sebagai penyimpan makanan.

"Praktek-praktek ini membantu mencegah masuknya bakteri, mempertahankan kelembaban, dan mencegah sisa makanan menimbulkan bau dari makanan lain di lemari es. Segera dinginkan atau bekukan sisa makanan yang dibungkus agar cepat dingin", ucap Garcia.

Imus menyampaikan bahwa makanan yang akan disimpan ada baiknya untuk segera didinginkan dalam lemari es.

"Artinya, jika Anda memiliki kuah sup yang besar atau potongan daging yang besar, Anda harus memecahnya menjadi porsi yang lebih kecil sebelum memasukkannya ke dalam lemari es", tuturnya.

Apabila makanan yang telah disimpan dalam lemari es ingin dikonsumsi kembali, tentu Anda perlu melakukan penghangatan. Penghangatan harus dipastikan dengan suhu 73 derajat Celcius.

"Pastikan untuk mengaduk dan membalik makanan saat Anda memanaskannya kembali", tambah Imus.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore