
BERSEMANGAT: Anton berfoto dengan penduduk lokal yang memakai baju adat saat jalan-jalan ke Tiongkok.
BATANG usia Anton Thedy sudah tinggi. Namun, semangat hidupnya tak kalah tinggi. Pria 63 tahun asal Sukabumi itu masih sangat produktif. Sebagai travelpreneur, dia aktif melanglang buana. Puluhan tahun berkecimpung di bidang tur dan travel, dia menganggap jalan-jalan seperti bernapas. "Kalau ditanya saya pensiun kapan, ya kalau nanti Tuhan panggil saya itu baru saya pensiun," ucap Anton saat membagikan kisahnya kepada Jawa Pos pada Oktober lalu.
CEO TX Travel itu menegaskan, jalan-jalan bukan sekadar hobi atau ladang penghasilan, melainkan juga kebutuhan. Dia sangat menikmati profesinya sekarang karena memang sejak kecil gemar jalan-jalan. Hobi itu ditularkan oleh mendiang sang ayah.
Pada 1969, saat masih pelajar sekolah dasar (SD), Anton diajak ayahnya ke Jakarta. Mereka menikmati Jakarta Fair. Bagi Anton kecil, perjalanan itu sangat berkesan. Apalagi, Jakarta Fair sungguh spektakuler di matanya. Saat menceritakan pengalamannya di Jakarta Fair kepada teman-teman sebaya, dia mendapatkan tatapan kekaguman.
BERSEMANGAT: Anton selalu memulai hari baru dengan positif seperti tulisan yang tertera di belakangnya.
Di usia yang masih sangat belia itu, Anton kemudian berinisiatif untuk mengoordinasi perjalanan teman-temannya dari Sukabumi ke Jakarta demi Jakarta Fair. Bakat itu kian terlihat saat dia menginjak remaja. Duduk di bangku SMP, Anton kerap menjadi koordinator perjalanan liburan kawan-kawannya. Termasuk perjalanan ke Bali. "Itulah cikal bakal saya senang jalan-jalan," terangnya.
Lepas SMP, Anton melanjutkan sekolah ke SMK Pariwisata. Lulus dari sana, dia tidak melanjutkan kuliah, tapi malah bekerja di salah satu perusahaan travel kenamaan. Alasannya sederhana, ingin terus jalan-jalan. Utamanya pelesir ke luar negeri.
Untung, orang tua Anton mendukung cita-cita buah hatinya. Tidak kurang 10 tahun bekerja di perusahaan tersebut, Anton akhirnya jalan-jalan ke luar negeri. Di perusahaan itu pula dia mendapatkan skill menjadi pemandu wisata.
Berbagai pengalaman dan bekal keahlian itu membuat Anton berani mendirikan perusahaan pertamanya pada 1991. "Dari tahun berdirinya itu cukup panjang, sampai 2004 saya mendirikan yang namanya TX Travel," ujarnya.
BERSEMANGAT: Anton berfoto dengan penduduk lokal yang memakai baju adat saat jalan-jalan ke Tiongkok.
Kesuksesan itu tidak membuat Anton meninggalkan jalan-jalan. Meski berstatus sebagai pimpinan dan owner, dia masih aktif mendampingi para klien TX Travel atau Jakarta EXpress. Bahkan, dia dengan senang hati mau merangkap sebagai tour guide. Kepada mereka, Anton kerap berbagi kisah jalan-jalannya. Dia juga menyampaikan berbagai hal terkait destinasi wisata yang dikunjungi.
Aktivitas seabrek itu bagaikan vitamin bagi Anton. Di usianya yang tidak muda lagi, dia tetap bugar dan lincah. Apalagi jika sedang mendampingi klien. "Jadi, buat saya itu darah daging, jiwa raga, adanya di jalan-jalan. Kalau nggak jalan-jalan, mungkin saya akan sakit," paparnya.
Saat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, Anton memang menjadi lesu. Badannya juga terasa sakit. Kebiasaannya jalan kaki 10 ribu–20 ribu langkah setiap hari memang terasa lebih menyenangkan jika sambil jalan-jalan dan melihat pemandangan. Apalagi ada teman ngobrol sepanjang perjalanan. Betul begitu, kan? (syn/c18/hep)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
