Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 01.37 WIB

4 Fakta-fakta Tentang Rasa Takut! Bisa jadi Pelampiasan Emosi hingga Menaikan Mood!

Ilustrasi menghadapi rasa takut. Sumber: Freepik/Master1305 - Image

Ilustrasi menghadapi rasa takut. Sumber: Freepik/Master1305

JawaPos.com – Rasa takut atau ketakutan ternyata tidak hanya membawa dampak negatif.

Rupanya rasa takut merupakan tanggapan emosi dari tubuh terhadap ancaman.

Itu mengapa, rasa takut dimanfaatkan oleh orang-orang yang memproduksi film horor untuk mendapatkan eksposur dari para penonton.

Film horor menjadi salah satu genre favorit bagi masyarakat Indonesia karena sensasi rasa takut yang ditimbulkan ketika menonton horor.

Dilansir JawaPos dari Antara News, menurut Wakil Ketua I Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sekaligus pengamat film, Hikmat Darmawan, menilai film horor lokal masih memiliki tempat dihati masyarakat. Karena nilai produksi hingga estetika di genre ini mengalami peningkatan.

Dengan demikian menunjukkan bahwa, film horor di Indonesia banyak peminatnya. Hal ini pun berkaitan dengan menyukai rasa takut.

Kenapa kita menyukai rasa takut? Apakah ada kaitannya dengan faktor psikologi? Baca terus artikelnya!

Anatomi ketakutan

Ini yang terjadi pada tubuh jika kita merasakan ketakutan:

  1. Amygdala yang merupakan bagian otak yang merespon atau melawan menyebabkan kelenjar adrenal melepaskan dua hormon stress yaitu adrenalin dan kortisol.
  2. Denyut jantung dan tekanan darah menjadi meningkat, yang membuat kita menjadi pucat, dingin, dan lembab. Hingga membuat kita merinding.
  3. Pupil mata membesar sehingga dapat melihat apa yang mengancam kita dengan jelas.
  4. Proses tubuh yang tidak membantu kita bertahan hidup akan berhenti sesaat, contohnya saluran pencernaan.

Mengatasi rasa takut adalah sebuah pencapaian dan relevansi

Setelah menyaksikan konten horor seperti film, cerita, atau podcast horor yang menegangkan bisa membuktikan keberanian dalam diri kita.

 Artinya, ketika kita berhasil menonton horor yang menakutkan kita merasa telah melewati tantangan yang menguji adrenalin.

Ketika kamu mengonsumsi konten horor, seperti novel, podcast, atau film horor tak sedikit dari para penonton mengalami relevansi dengan cerita yang disuguhkan tersebut.

Hal ini pun menarik para pembuat konten horor untuk terus membuat konten-konten serupa yang sekiranya bisa dekat dengan penikmatnya.

Faktor ‘perasaan baik’ yang muncul

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore