
Seminar dan diskusi dengan tema Trust The Tree digelar pada rangkaian FSC Forest Week tahun ini.
JawaPos.com–PT Tetra Pak Indonesia dan PT IRCOMM Norton Capital (IRCOMM) merayakan puncak rangkaian FSC Forest Week tahun ini. Acara menggandeng Fakultas Komunikasi LSPR Institute Communications & Business Jakarta mengajak mahasiswa dan dosen LSPR dalam acara seminar dan diskusi dengan tema Trust The Tree.
Marketing & Communications Manager FSC Indonesia Indra Setia Dewi mengungkapkan, produk bersertifikasi FSC dipercaya dapat menjaga keberlangsungan hutan di dunia. FSC Forest Week merupakan rangkaian acara dan program yang dilaksanakan FSC secara global di seluruh dunia untuk membantu meningkatkan awareness masyarakat mengenai makna penting dibalik label FSC yang tercantum pada berbagai produk yang menggunakan material dari hasil hutan.
”Contohnya produk furniture, bahan bangunan kayu, kertas, kemasan karton, bermacam-macam produk karet, fashion, dan masih banyak lagi,” ujar Indra Setia Dewi.
FSC Forest Week telah dilaksanakan sejak 2014 dan telah membantu banyak pihak terutama pelaku bisnis untuk mengomunikasikan nilai produk bersertifikasi FSC kepada konsumen. Sehingga, meningkatkan kesadaran atas nilai produk bersertifikasi FSC.
”Sustainable Development Goals (SDGs) yang digaungkan saat ini oleh seluruh institusi dan organisasi di dunia tidak luput menjadi hal yang menarik dan menjadi pembahasan pada acara rangkaian puncak FSC Forest Week tahun ini,” papar Indra Setia Dewi.
Dia menambahkan, FSC percaya dengan melakukan kerja sama dengan institusi pendidikan seperti LSPR Institute akan memberikan dampak positif untuk para mahasiswa dan kampus. Khususnya terkait Sustainable Development Goals (SDG’s) yang menjadi fokus capaian di seluruh industri termasuk dunia pendidikan.
”Penerapan sertifikasi FSC membantu solusi pencapaian target SDG’s mengingat standar sertifikasi FSC telah memenuhi 11 dari 17 target SDG’s sehingga membantu perusahaan atau institusi yang ingin memenuhi target SDG’s,” ucap Indra Setia Dewi.
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa MS menyatakan, tren dunia menuju 2045 merupakan tantangan yang sangat besar. Misalnya, demografi global, urbanisasi dunia, peran emerging economies, keuangan internasional, kelas menengah, persaingan sumber daya alam (SDA), perubahan iklim, dan teknologi. Adapun pilar pembangunan Indonesia 2045 adalah pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan maupun teknologi, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan.
”Indonesia mempunyai strategi yang luar biasa, hal tersebut karena peluang bonus demografi yang akan membuat Indonesia makin maju dalam agenda-agenda penting di dunia seperti agenda 2030 (SDGs),” tutur Winarni Monoarfa.
Sementara itu, Sustainability Manager Tetra Pak Indonesia & Singapore, Reza Andreanto menjelaskan, Tetra Pak adalah salah satu perusahaan di dunia yang telah memperoleh sertifikasi penuh FSC® Chain of Custody untuk seluruh operasi. Sebagai pengguna utama kertas karton, pihaknya mempunyai tanggung jawab untuk memastikan hutan dunia dikelola dengan cara yang baik secara sosial, lingkungan, dan ekonomi.
”Kami bangga atas kolaborasi berkelanjutan dengan IRCOMM dan FSC Indonesia dalam meningkatkan kesadaran tentang FSC termasuk kepada komunitas pendidikan. Dan sebagai perusahaan yang telah menerapkan standar SDG, kami juga mengajak dan mendorong institusi lain, termasuk di sektor pendidikan, untuk bergabung bersama kami dalam mengadopsi standar SDG ini,” jelas Reza.
Direktur Utama IRCOMM Norton Capital Isra Ruddinmenyampaikan, rangkaian puncak dari program FSC Forest Week 2023 berbeda dengan tahun sebelumya. Beberapa tahun terakhir dilakukan secara online, tahun ini dilakukan secara offline.
”Bekerjasama dengan LSPR Institute yang memiliki visi yang sama dengan kami, khususnya dalam mengkampanyekan SDG’s di lingkungan kampus,” terang Isra Ruddin.
Kegiatan FSC Forest Week selain untuk memberikan edukasi pentingnya label FSC kepada mahasiswa dan dosen, juga sejalan dengan penerapan SDG’s di lingkungan kampus LSPR. Dekan Fakultas Komunikasi LSPR Mikhael Yulius Cobis menyambut baik kolaborasi itu. Fakultas Komunikasi LSPR Institute telah menerapkan nilai-nilai SDG’s baik dalam akademik dan non akademik.
”Bersama-sama merayakan FSC Forest Week yang diselenggarakan secara serentak di seluruh dunia, ini menjadi nilai yang baik untuk kami kenalkan pentingnya label dan sertifikasi FSC bagi kehidupan sehari-hari dan ini sejalan dengan apa yang sedang kami galakkan di lingkungan kampus LSPR Institute baik di Jakarta, Bekasi dan Bali, terkait dengan SDG’s,” ujar Mikhael Yulius Cobis.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
