Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Juli 2023 | 04.18 WIB

Turunkan Berat Badan dengan Gastric Ballon Tanpa Endoskopi

Gastric ballon atau balon lambung merupakan prosedur penurunan berat badan dengan menempatkan balon silicon lunak di dalam lambung untuk sementara. (IST) - Image

Gastric ballon atau balon lambung merupakan prosedur penurunan berat badan dengan menempatkan balon silicon lunak di dalam lambung untuk sementara. (IST)

JawaPos.com – Memiliki berat badan yang ideal memang menjadi dambaan sebagian orang. Tak hanya untuk menunjang penampilan, berat badan yang ideal juga membuat tubuh lebih sehat.

Sehingga tidak heran jika ragam cara dilakukan untuk mendapatkan berat badan ideal. Mulai dari membiasakan makan sehat sesuai porsi atau diet, olahraga, istirahat cukup, hingga menggunakan teknologi kesesehatan yang canggih seperti gastric ballon.

Gastric ballon atau balon lambung merupakan prosedur penurunan berat badan dengan menempatkan balon silicon lunak di dalam lambung untuk sementara. Biasanya dilakukan dengan prosedur non-bedah atau endoskopi.

Namun, lewat program penuruan berat badan, Regenesis Indonesia menghadirkan gastric ballon tanpa operasi, tanpa anestesi, dan tanpa endoskopi. Balon yang awalnya berbentuk kapsul akan dimasukkan ke dalam lambung. Nantinya kapsul tersebut akan berubah menjadi balon setelah 15-20 menit.

Dengan menggunakan Balon Allurion, Ron Pirolo selaku Director PT Regenesis Indonesia mengungkapkan, balon tersebut merupakan satu- satunya didunia yang diaplikasikan tanpa endoskopi. Untuk memastikan keamanan dan kenyaman pasien, prosedurnya pun dilengkapi dengan alat monitoring canggih. Yakni menggunakan Allurion Connected Scale and Health Tracker yang terhubung dengan Allurion Mobile Apps.

“Teknologi Allurion akan dapat menjadi solusi menekan obesitas di Indonesia,” papar Ron Piroloselaku Director PT Regenesis Indonesia.

Menurut jurnal penelitian 2021 dari Kementrian Kesehatan Kuwait mengungkapkan, hanya ballon Allurion berbahan dasar polymer film atau capsul vegetative, yang nantinya dapat terdegradasi secara natural setelah 4 bulan.  Selain itu, karena dilakukan tanpa endoskopi, ini sangat membantu para dokter dalam memberikan kenyamanan bagi pasiennya.

“Review dari berbagai negara juga menyatakan bahwa dengan program Allurion ini dokter akhirnya menemukan solusi untuk efek YOYO yang sering di hadapi dari berbagai program penurunan berat badan,” sambungnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore