
Dua warga Kota Surabaya saat sedang menggunakan kantong ramah lingkungan saat hendak belanja ke pasar modern di Kota Surabaya, Jumat (18/3/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
JawaPos.com - Pernahkah Anda berpikir, berapa banyak plastik dan kardus yang Anda hasilkan saat borong berbelanja sejumlah produk? Hanya dengan belanja dan gaya hidup konsumtif, individu sudah menyumbang sampah. Berbagai cara dapat dilakukan agar lebih ramah lingkungan saat berbelanja.
Dengan adanya tren e-commerce atau belanja dengan melalui aplikasi, data dari PT. Alpha Gemilang Makmur sampah kardus naik 30-40 persen setiap tahunnya di Indonesia. Setidaknya ada 6 juta paket per hari.
"Kondisi ini diperparah dengan pemakaian kardus konvensional yang membutuhkan banyak lapisan plastik pembungkus sekali pakai di bagian luarnya untuk menjaga keamanan paket, yang akan berdampak besar pada pemanasan global," kata Alden Lukman dari ALVAboard PT. Alpha Gemilang Makmur kepada wartawan baru-baru ini.
Laporan dari Green Mountain Energy, sejumlah cara bisa dilakukan agar berbelanja lebih ramah lingkungan. Berikut adalah tips yang dapat dilakukan saat berbelanja agar kita tak menyumbang sampah terlalu banyak.
1. Gunakan Kardus Eco-friendly
Gunakan kardus yang dapat di daur ulang, food grade, dan tahan air. Terbuat dari bahan daur ulang, kardus eco-friendly dapat digunakan kembali sebagai tempat penyimpanan barang di rumah. Penggunaan kardus eco-friendly ini dapat menjadi alternatif pengganti kardus konvensional, yang diyakini dapat mengurangi sampah paket. Tanpa harus menggunakan pembungkus berlapis, karakteristik kardus eco-friendly yang sudah tahan air dan anti sobek sudah dapat digunakan sebagai kemasan yang aman.
2. Gunakan Paket Kembali
Para pelanggan yang menerima paket dengan kemasan kardus eco-friendly juga dapat memaksimalkan penggunaannya untuk digunakan kembali sebagai kemasan pengiriman, dan atau sebagai tempat penyimpanan. Dengan kardus sekali pakai yang terbuat dari 100 persen daur ulang plastik dan bisa didaur ulang maka akan mengurangi sampah.
Kardus eco friendly ini bisa menjadi pilihan bagi para pelaku usaha untuk mengirimkan produk makanan frozen food, makanan hangat dan dingin dalam kondisi segar. Hal itu sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat agar ikut andil dalam menjaga keberlangsungan lingkungan yang lebih baik.
3. Beli dalam Jumlah Grosis
Membeli banyak barang sekaligus sangat mengurangi jumlah kemasan yang dibutuhkan untuk produk tersebut, dan juga dapat menghemat waktu dan uang. Untuk perjalanan belanja yang lebih ramah lingkungan, bawalah wadah sendiri yang dapat digunakan kembali untuk diisi.
4. Pilih produk yang dapat digunakan kembali
Saat Anda memilih barang yang dapat digunakan kembali maka akan menyimpan barang yang tak terhitung jumlahnya. Cara itu dapat mengurangi sampah di TPA setiap tahun.
5. Beli Barang Preloved
Membeli barang baru menandakan permintaan lebih banyak. Jika Anda dapat berbelanja di toko barang seken atau preloved, maka dapat belanja dengan lebih baik dan menghemat uang. Belanja barang preloved justru saat ini lebih kekinian dan menjadi tren.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
