
Tempat wisata baru Jurang Tembelan Kanigoro, Mangunan, Dlingo, Bantul, Jogjakarta. Andreas Fitri Atmoko/Antara
JawaPos.com - Cuti bersama pada akhir Oktober akan menjadi kesempatan berlibur melepas penat di tengah pandemi Covid-19. Staycation di penginapan dengan fasilitas lengkap jadi salah satu pilihan wisata yang populer saat ruang gerak terbatas.
Kota-kota yang selama ini jadi destinasi favorit untuk berlibur di Indonesia masih jadi primadona pelancong yang ingin staycation.
Adil Mubarak, VP Operations of RedDoorz, menuturkan Bandung dan Jogjakarta adalah sebagian dari lokasi properti yang banyak diminati konsumen platform tersebut menjelang cuti bersama. "Ada fasilitas tol juga memudahkan tamu ke properti. Sekarang yang ada peningkatan sedikit itu di Bandung dan Jogjakarta," kata Adil dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/10), seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, berdasarkan data biro perjalanan daring Pegipegi, lokasi staycation yang paling banyak diminati adalah kota-kota besar di Indonesia. "Untuk top 5 cities, masih di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Malang, dan Semarang," kata Busyra Oryza, Corporate Communications Manager Pegipegi.
Pegipegi memprediksi kota-kota besar tersebut akan jadi destinasi favorit liburan akhir pekan kelak, dilihat dari data pemesanan tiket pesawat sejak pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Juni lalu.
Setelah pembatasan melonggar, masyarakat yang selama ini berdiam diri di rumah mulai berani bepergian ke luar kota. "Jika kami lihat periode pemesanan tiket pesawat sejak dilakukannya pelonggaran PSBB Juni lalu hingga saat ini, lima destinasi favorit diantaranya adalah Medan, Jakarta, Makassar, Padang dan Pontianak."
Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang yang akan memanfaatkan libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pekan depan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta operator transportasi untuk meningkatkan frekuensi perjalanan untuk mencegah penumpukan penumpang.
Menhub juga memastikan operator transportasi selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bahkan penumpang pesawat dan kereta api pun diberikan face shield secara cuma-cuma. ’’Kami memprediksi pada 28 Oktober 2020 atau dimulainya cuti bersama akan terdapat puncak arus kepadatan kendaraan,’’ terang dia.
Oleh karena itu, masyarakat yang ingin berlibur diimbau untuk tidak bertumpu di satu hari tersebut, demi mencegah potensi rawan terjadi penularan Covid-19.
Menhub memprediksi potensi kepadatan terjadi di tiga titik yaitu, pertama, Jalan dari arah Jakarta menuju ke arah timur (Jawa Barat, Tengah, dan Timur). Kedua, kapal penyeberangan ke arah Sumatera, dan ketiga di Bandara. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=dzIxDOB3Hv4&ab_channel=jawapostvofficial

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
