Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Desember 2021 | 05.13 WIB

Gabungan 2 Jenis Olahraga Atletik Ini Jadi Tren Selama Pandemi

Warga bersepeda di kawasan sudirman saat pemberlakuan PPKM level 1 di Jakarta, Minggu (21/11/21). Meski dalam pemberlakuan PPKM level 1 antusias berolahraga di sejumlah ruas jalan Jakarta kembali terpantau, meski aturan car free day (CFD) setiap akhir pek - Image

Warga bersepeda di kawasan sudirman saat pemberlakuan PPKM level 1 di Jakarta, Minggu (21/11/21). Meski dalam pemberlakuan PPKM level 1 antusias berolahraga di sejumlah ruas jalan Jakarta kembali terpantau, meski aturan car free day (CFD) setiap akhir pek

JawaPos.com–Olahraga selama pandemi Covid-19 yang paling diminati adalah lari dan bersepeda. Untuk membuat tubuh lebih bugar dan sehat, cobalah melakukan kedua olahraga tersebut sekaligus, apalagi jika mengikuti ajang kompetisi.

Dalam ajang The Herbalife Nutrition Virtual Duathlon 2021 di Indonesia oleh Herbalife Nutrition, lomba tersebut menggabungkan dua cabang olahraga atletik yaitu lari dan sepeda.

Senior Director and Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi mengatakan, selama pandemi kedua jenis olahraga tersebut tinggi perminatnya.

”Sehingga menjadi bentuk komitmen kami untuk mengampanyekan gaya hidup aktif dan sehat, didukung nutrisi yang baik. Lomba ini dirancang untuk membantu masyarakat memulai kembali kebiasaan positif dalam mengonsumsi nutrisi yang baik dan kebiasaan hidup aktif, serta memberikan semangat satu sama lain untuk memulai perjalanan hidup sehat mereka,” ujar Andam Dewi secara daring, Jumat (10/12).

Sebanyak 5.000 orang peserta tercatat akan mengikuti ajang virtual bergengsi ini, termasuk para triatlit nasional Indonesia seperti Andy Wibowo, Jauhari Johan, Chaidir Akbar, dan Inge Prasetyo. Para atlet yang disponsori Herbalife Nutrition itu akan ikut ambil bagian dalam lomba virtual untuk menjadi contoh yang menginspirasi masyarakat dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan melalui olahraga teratur serta kebiasaan mengonsumsi nutrisi yang baik.

Ajang itu menawarkan 2 tantangan lomba dengan berbagai kesulitan. Yakni kategori individu dengan 2 pilihan jarak yaitu jarak pendek (2 km lari, 10 km sepeda, 3 km lari) dan jarak yang lebih jauh (5 km lari, 20 km sepeda, 5 km lari). Selain itu kategori tim yang dapat diikuti 2–3 orang dalam 1 kelompok dengan 3 pilihan jarak yaitu jarak dekat (2 km lari, 10 km sepeda, 3 km lari), jarak sedang (5 km lari, 20 km sepeda, 5 km lari), dan jarak jauh (10 km lari, 40 km sepeda, 10 km lari). Ada pula sesi pelatihan virtual run dan webinar tentang gizi.

Menurut Andam, olahraga akan meningkatkan sistem imun tubuh seseorang, apalagi pada era pandemi Covid-19. Olahraga lari dan bersepeda menjadi pilihan yang tren selama pandemi.

”Tentu masyarakat harus memulai kembali kebiasaan positif dalam mengonsumsi nutrisi yang baik dan kebiasaan hidup aktif, serta memberikan semangat satu sama lain untuk memulai perjalanan hidup sehat mereka,” tutur Andam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore