
Motif batik yang penuh makna bahkan hadir pada peralatan makan seperti piring hingga botol susu bayi.
JawaPso.com - Kini, cantiknya motif batik tak hanya bisa dinikmati lewat sehelai kain. Seiring perkembangan mode, hasil membatik telah banyak diaplikasi pada fashion item berupa sepatu, tas, topi, hingga aksesori. Tak hanya itu, motif batik yang penuh makna bahkan hadir dalam peralatan makan seperti piring hingga botol susu bayi.
Seperti yang dilakukan Pigeon dengan memperkenalkan botol motif batik pada tipe Slim Neck. Menggandeng Penggiat Batik, Iwet Ramadhan, motif-motif batik yang hadir dalam botol susu pun penuh akan makna. Seperti motif Koi, motif wijaya kusuma, dan motif kawung.
Menurut Iwet, ketiga motif tersebut memiliki arti yang mendalam. Terlebih dengan situasi kehidupan di tengah pandemi Covid-19.
Seperti motif Koi. Bagi Iwet, Koi ini melembangkan simbol kekuatan dan kegigihan. Kalau dilihat dari karakternya, ikan koi selalu berenang melawan arus. "Ini menjadi simbol pandemi, kaya sekarang ini, Kita dites habis-habisan tapi kalau bisa survive maka kita akan bersinar," ujar Iwet dalam konferensi pers virtual baru-baru ini.
Lalu motif Wijaya Kusuma yang melambangkan kemuliaan. Harapannya, setelah dengan perjuangan selama pandemi, seseorang akan menemukan kemuliaan. Bahkan, ungkap Iwet, bunga wijaya kusumaitu dipercaya bunganya Bentara Wisnu yang memelihara alam semesta. Terakhir motif Kawung yang diartikan sebagai kenetralan.
Lalu, kenapa harus ada pada botol susu?
Motif-motif ini bisa hadir sebagai pengingat dan doa. Dalam arti, setiap anak pasti memiliki tantangannya sendiri dalam hidupnya. Tapi jika sang anak mampu bertahan di tengan cobaan, maka ia akan bersinar dan bisa sukses dalam hidup.
Sehingga, ketika meggunakan botol susu tersebut, ada harapan maupun doa dari orang tua untuk sang anak. "Ini (botol) juga memiliki filosofi bagaikan doa terbaik orang tua untuk pertumbuhan buah hatinya," sambungnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
