
Ilustrasi pasangan hidup (Pixabay)
JawaPos.com - Saat menghadapi pasangan yang sedang marah terkadang memang terbawa emosi. Bingung harus melakukan apa tanpa menambah kemarahannya.
Mengetahui cara berkomunikasi dengan pasangan yang sedang marah tanpa memperburuk keadaan, dibutuhkan teknik. Kemarahan adalah emosi alami. Kita semua mengalaminya.
Memahami kemarahan adalah langkah pertama. Saat mencoba mencari cara untuk berkomunikasi dengan pasangan yang sedang marah, penting untuk mengetahui apakah kemarahan itu kontekstual atau kronis.
Apakah topik sensitif memicu kemarahan? Orang yang sedang marah mudah tersinggung karena mereka tidak mendapatkan apa yang mereka yakini seharusnya mereka dapatkan. Mereka juga menyalahkan orang lain atas keadaan emosi mereka.
Pakar Hubungan dari Amerika Serikat Marry Ellen Goggin Jerry Duberstein memberikan tips agar bisa meredakan kemarahan pasangan tanpa membuatnya lebih meledak lagi seperti dilansir dari YourTango, Rabu (6/1).
1. Turunkan dan netralkan
Upaya utama ini diarahkan untuk menurunkan suhu dan menurunkan intensitas emosi. Wajar jika ingin membalas ledakan kemarahan atau ekspresi menyalahkan. Akan tetapi, jika kita telah berhasil mengatasi emosi sendiri, maka akan lebih mampu mengurangi intensitas pasangan Anda.
Jangan coba memadamkan api dengan api.
2. Bersikaplah tegas dan hormat
Anda perlu belajar bagaimana mengekspresikan perasaan dengan hormat dan menegaskan keinginan Anda. Jujur tidak harus frontal. Tapi bisa dan harus langsung diutarakan dengan menjunjung tinggi dan menghormati perasaan orang lain.
3. Bersabar dan penyayang
Kesabaran dan kasih sayang bisa sulit diungkapkan saat pasangan sedang marah. Salah satu keindahan keintiman adalah memiliki kekuatan untuk menyembuhkan luka. Sikap belas kasih menginspirasi pencarian pemahaman. Dan kesabaran memberi pasangan ruang yang aman untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan respons yang lebih tulus daripada kemarahan.
4. Dengarkan
Mempelajari cara berkomunikasi dengan pasangan yang marah sebagian besar adalah belajar mendengarkan. Ini berarti Anda berkomitmen untuk secara aktif mendengarkan dengan hati dan bahasa tubuh. Berupayalah untuk memvalidasi emosi yang diekspresikan secara tulus dengan tetap menyimak perkataannya.
5. Tetapkan batasan
Bersabar dan berbelas kasih tidak berarti Anda menjadi pihak di sisi korban dengan serangan caci maki sampai mengoyak martabat dan emosional.
Bagian dari bersikap tegas adalah menetapkan batasan yang melindungi semua orang.
6. Putuskan hal yang prioritas
Ketika emosi tetap tidak disadari atau salah kelola, mudah untuk terpaku pada apa pun yang bisa dianggap salah. Saat fokus pada prioritas, Anda mungkin melihat masalah yang lebih kecil terselesaikan bersamaan dengan masalah yang lebih besar. Paling tidak, tentukan masalah mana yang menjadi prioritas.
7. Konsultasi
Amarah sudah merusak hubungan atau pernikahan, tentu harus diselamatkan. Harap berbaik hati kepada diri sendiri dan ingat bahwa emosi tidak dibenarkan. Konsultasi dengan teman, keluarga, hingga pakar emosional lebih bisa menemukan jalan keluar daripada harus memadamkan api dengan api.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
