
Sejumlah anak melakukan protokol kesehatan saat mendatangi sekolahan untuk bermain di sekolah alam, Meruyung, Depok, Jumat (24/7/2020). Memperingati Hari Anak Nasional Sekolah Alam Indonesia Meruyung mempersilahkan anak bersama keluarga bermain di sekolah
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia sejak Maret lalu. Hingga saat ini pun kurva penularannya belum melandai. Pemerintah telah melakukan beragam upaya untuk menekan penyebaran virus dengan berbagai kebijakan.
Salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun serta wajib menjaga jarak dan menghindari keramaian.
Namun, bagi anak kecil, khususnya yang masih berusia di bawah lima tahun, protokol kesehatan seperti itu sulit untuk diberitahukan hanya lewat kata-kata saja. Perlu kreatifitas dalam penyampaiannya.
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan bahwa orang tua perlu berdialog secara menyenangkan bersama anak untuk mengenalkan protokol kesehatan, misalnya saja menyanyi.
’’Dunia anak adalah dunia bermain, dunia anak adalah dunia dongeng, dunia gembira. Bisa dengan nyanyi dengan ciptakan lagu-lagu atau mendongeng mungkin. Mungkin ada boneka (diibaratkan manusia) nih, mulai dongeng, ini kenapa jadi sakit nih, ya karena nggak pakai masker, ayo pakai masker yuk. Ajak seperti itu,’’ terangnya dalam siaran YouTube BNPB Indonesia, Minggu (22/11).
Kreativitas, persahabatan, semangat serta penuh kegembiraan adalah cara terbaik dalam mengajak anak menerapkan apa yang disampaikan. ’’Ciptakanlah rumahku adalah istanaku, rumahku adalah surgaku, sehingga dengan demikian anak-anak nyaman di rumah tidak ingin buru-buru keluar dan stres,’’ ujar pria yang kerap dipanggil Kak Seto tersebut.
Dia pun berpesan kepada seluruh orang tua yang memiliki balita agar membuat komunikasi yang menyenangkan agar anak tersebut tidak cepat bosan. ’’Kuncinya memang hanya di ayah dan ibu atau wali paling tidak mungkin ada nenek di rumah, ciptakanlah suasana penuh persahabatan tanpa ada konflik atau kekerasan anak,’’ ucap dia. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=aI8d6CNC1gQ

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
