
ILUSTRASI: Ubah warna rambut./
JawaPos.com - Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sudah membuat para pekerja mulai kembali beraktivitas di kantor. Setelah berbulan-bulan di rumah saja dan tak bertemu rekan kerja, sudah saatnya tampil lebih beda. Apalagi selama PSBB diberlakukan, banyak salon memilih untuk tutup guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Mulailah dengan mengubah warna rambut.
Pemilik sekaligus Beautician H'VAR salon kecantikan, Madame Cindy, menjelaskan salah satu perubahan yang paling favorit di masa kembali lagi ke kantor adalah warna rambut. Sebab di masa pandemi, masyarakat masih harus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.
"Menurut saya sih ubah cat warna rambut paling pas ya saat mulai kembali ke kantor. Karena tampak lebih fashionable, hair colour itu bisa mengubah aura wajah juga. Tampil beda itu penting ya karena setelah bosan di rumah saja pasti ingin sesuatu yang lebih segar," katanya kepada wartawan dalam konferensi pers virtual, Senin (20/7).
"Apalagi kini semakin banyak ya pelanggan yang datang ke salon khusus untuk perawatan rambut. Untuk lebih rileks dan refreshing sudah terlalu lama di rumah saja," tambah pemilik salon di Sumarecon Bekasi itu.
Salah satu teknik pewarnaan yang bakal menjadi hits adalah airtouch. Teknik pewarnaan tersebut ditemukan oleh hairstylist, Vladimir Sarbasev, dari Moscow-Rusia. Madame Cindy, mengikuti training langsung ke Moscow-Rusia dan telah mendapatkan sertifikat dari Vladimir Sarbasev.
Dia menjelaskan beda teknik pewarnaan airtouch dengan balayage atau teknik pewarnaan lainnya terletak dari pengerjaannya sehingga hasilnya terlihat lebih natural. Jika ingin hasil yang lebih natural, teknik airtouch sangat tepat untuk pekerja kantoran.
"Airtouch gradasi warnanya terlihat lebih natural bila dibandingkan dengan balayage. Kalau balayage lebih nge-blok lebih terlihat highlight, kalau ini lebih babylight lebih natural. Jadi lebih kelihatan tidak di-coloring tapi ternyata coloring, nah cocok banget tuh untuk pekerja yang baru masuk kantor lagi, tapi enggak mau terlalu glamor," ujar Cindy.
Proses pengerjaan airtouch memakan waktu hingga 6 jam karena melewati beberapa bagian yang membuat hasil airtouch tidak diragukan lagi. Karena prosesnya yang sulit airtouch dibandrol dengan harga terjangkau dari Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta, tergantung dari panjang dan pendeknya rambut.
"Maksimal 2 bulan bisa di-retouch lagi ya. Perawatannya tentu wajib setiap orang yang mewarnai rambut untuk rutin melakukan hair mask," katanya.
Dan untuk warna yang akan menjadi tren pada 2020 hingga tahun depan adalah warna Ash. Ash Lavender bisa dipilih untuk perempuan dengan karakter ceria dan segar, atau Dark Ash bisa menjadi pilihan untuk perempuan yang ingin tampak lebih natural dan lembut.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=_EqvJizX-EU
https://www.youtube.com/watch?v=zNnE8tK0pV4
https://www.youtube.com/watch?v=2Pk4FTOWtPQ

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
