Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2020 | 00.20 WIB

Buka Puasa Makin Gurih dengan Pepes Cumi yang Kaya Gizi

Resep Pepes Cumi untuk hidangan berbuka puasa/Aston Priority Simatupang - Image

Resep Pepes Cumi untuk hidangan berbuka puasa/Aston Priority Simatupang

JawaPos.com - Cumi menjadi salah satu pilihan protein yang bisa disajikan sebagai menu berbuka puasa. Jika bosan mengolah dengan cara menggoreng atau dilumuri tepung, cobalah resep lainnya. Misalnya dengan teknik pepes pasti akan lebih nikmat.

Lewat kreasi Executive Chef Aston Priority Simatupang Hotel Jakarta Selatan, Chef Joko Hendrasto, cumi diolah dengan teknik pepes dicampur bumbu rempah. Pasti akan lebih nikmat jila disajikan dengan nasi hangat usai menyantap takjil.

"Bahan-bahannya mudah yakni bumbu dapur yang mudah ditemukan di pasaran. Cita rasa nusantara dengan daun pisang," kata Chef Joko kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Bahan-Bahan:
140 gram cumi panjang
2 butir bawang putih
2 butir bawang merah
10 gram cabai merah besar
5 gram jahe
5 gram lengkuas
5 gram kunyit
5 gram cabai rawit
5 gram ketumbar
1 buah tomat merah
1 buah tomat hijau
1 buah belimbing wuluh
100 gram kangkung
10 gram kemangi
2 buah rempeyek
10 gram sambal matah
10 gram sambal bawang
Daun pisang

Cara Memasak:

Bersihkan cumi bagian dalamnya saja dan juga hilangkan matanya. Ulek halus bawang merah, bawang putih, cabai besar, jahe, laos, kunyit. Tumis bumbu, ulek hingga matang dan harum kemudian tambahkan garam dan merica.

Potong badan cumi setebal 1 cm (ring). Campurkan bumbu dengan cumi, tomat, belimbing dan juga kemangi. Siapkan daun pisang, tata cumi seperti keadaan utuh kemudian balur dengan
sisa bahan yang ada kemudian bentuk seperi pepes.

Kukus pepes cumi selama 20 menit, kemudian panggang sekitar 5 menit. Pepes cumi siap dihidangkan.

Dalam laman Live Strong disebutkan kandungan kalori dan lemak cumi-cumi goreng jauh lebih tinggi. Kandungan gizi itu terdiri dari :

Lemak

Satu porsi cumi mentah hanya mengandung 1,2 g lemak, kurang dari 0,5 g di antaranya adalah lemak jenuh. Namun, seperti makanan laut lainnya, seperti udang, cumi-cumi mentah tinggi kolesterol, dengan 198 mg per sajian. Cumi-cumi goreng jauh lebih tinggi lemaknya, dengan 6,4 gram per porsi, 1,6 gram di antaranya adalah lemak jenuh. Cumi-cumi goreng juga lebih tinggi kolesterolnya, dengan 221 mg per sajian. Asupan kolesterol harian maksimum yang disarankan adalah 300 mg. Jika Anda memiliki penyakit jantung, Anda harus mengonsumsi kurang dari 200 mg per hari.

Protein

Cumi mentah dan goreng menyediakan protein dalam jumlah yang signifikan. Satu porsi cumi mentah mengandung 13,2 gram. Cumi-cumi goreng mengandung sedikit lebih banyak protein, dengan 15,3 g per porsi.

Mineral

Cumi-cumi goreng mengandung lebih banyak natrium per sajian, dengan 260 mg dibandingkan dengan 37 mg untuk cumi mentah. Asupan natrium harian maksimum yang disarankan adalah 2.300 mg untuk orang sehat dan 1.500 mg untuk penderita penyakit jantung. Cumi-cumi mentah dan goreng mengandung fosfor, seng, tembaga, dan selenium.

Vitamin

Kandungan vitamin cumi-cumi goreng dan mentah juga serupa. Keduanya kaya akan niacin dan vitamin B-12. Satu porsi pasokan cumi-cumi lebih dari 10 persen dari RDA untuk niacin dan lebih dari 40 persen dari B-12. Niasin penting untuk metabolisme, sedangkan B-12 penting untuk produksi sel darah merah dan kesehatan sistem saraf.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=cuAGHZGzmlE

 

https://www.youtube.com/watch?v=zuXbEWEFZek

 

https://www.youtube.com/watch?v=R-g-cgT_rDc&t=

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore