Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2019 | 19.43 WIB

Indahnya Teknik Drapery dalam Fashion Koleksi 2 Desainer

Karya desainer Monica Ivena dengan teknik drapery. (istimewa) - Image

Karya desainer Monica Ivena dengan teknik drapery. (istimewa)

JawaPos.com - Dua desainer perempuan Indonesia yang bernaung di bawah brand management The Clique HK, Mety Choa dan Monica Ivena berkolaborasi dalam karya indah bertajuk 'Women'. Sebuah fashion show yang digagas dari hasil perbincangan keduanya dengan Faye Liu, sosok perempuan pendiri The Clique HK. Mereka memperkenalkan teknik drapery dalam fashion.

Drapery adalah teknik mendesain dalam fashion yang punya tingkat kesulitan yang tinggi. Harus melekuk dan melipat kain menjadi indah umumnya dilakukan dengan teknik khusus.

Desain Mety Choa yang identik dengan drapery kembali disuguhkan dalam berbagai interpretasi. Baginya drapery memberikan karakter pada setiap karya nya. Ia mengatakan bahwa, drapery adalah teknik handmade yang sangat unik.

Drapery is beautiful and very personal,” ujar Mety Choa baru-baru ini.

Untuk pagelaran karyanya, Mety Choa menyuguhkannya ke dalam 3 segmen. Segmen pertama, Rose, disimbolkan sebagai timeless beauty dan elegansi. Bagi Mety Choa, Rose merepresentasi sosok perempuan yang lembut dan elegan. Dalam rancangan koleksi ini, Rose diimplementasikan menjadi gaun-gaun berstruktur dengan dominasi warna baby pink dan light green.

Palet warna tersebut dipercaya Mety dapat mencerminkan sisi elegan dan keanggunan perempuan. Beberapa material juga diolah menyerupai tekstur rose petals untuk detail aplikasinya dengan tambahan taburan swarovski dan sequin berwarna senada.

Segmen kedua yakni Diamond. Segmen ini menggambarkan sisi perempuan yang tangguh. Pada segmen ini, Mety terinspirasi dari batu mulia ‘Diamond’ yang terbentuk indah dan memancarkan kilaunya setelah melalui proses alam yang indah.

“Saya percaya bahwa perempuan akan tetap bersinar dengan cara mereka sendiri, terlepas dari berapun usianya. Proses alam itu indah dan memiliki sisi uniknya masing-masing. "Just like people say 'There is always beauty in everything'," ucap Mety Choa.

Implementasi ide ini diterjemahkan Mety ke dalam koleksi desain yang bertransisi ke dalam pulasan warna lebih gelap yaitu ice blue dan silver yang berpadu dengan sentuhan warna biru.

Pada segmen penutup, Fireworks hadir dalam nuansa warna yang lebih gelap dan bold. Banyak perempuan sukses menjadi signifikan dan memberikan impact positif terhadap orang lain dan society.

"Dan untuk menjadi signifikan, kita perlu keberanian dalam mendobrak keluar dari comfort zone, ibaratnya firework yang perlu dinyalakan dahulu untuk memancarkan kecantikannya, Live your life to the fullest, so then you will inspire others,” ucap Mety.

Segmen ini ditransalasi ke dalam potongan gaun-gaun berdetail littered tulle dan pleats dalam pulasan warna merah, dark grey, dan hitam.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore