Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2019 | 19.00 WIB

Viral Tren Minum Jus Seledri, Simak 7 Mitos dan Faktanya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Tren minum jus seledri sedang viral di media sosial. Tak hanya netizen biasa, para selebriti juga sedang ramai memamerkan gaya hidup sehat dengan mengunggah foto jus seledri. Berbagai tagar seperti #celeryjuice atau #celeryjuicebenefits sedang populer dan digandrungi.


Lalu benarkah gaya hidup tersebut benar-benar sehat dan efektif? Benarkah jus seledri baik untuk tubuh? Sebab masyarakat percaya bahwa jus seledri bisa menyembuhkan jerawat, mencegah infeksi saluran kemih, menurunkan tekanan darah, dan banyak lagi.


Dilansir dari Bustle, Selasa (12/3), sebelum ikut-ikutan dengan tren minum jus seledri, ketahui dulu mitos dan fakta berikut ini.


1. Benarkah Bisa Sebagai Detoks?


Mitos terbesar dalam apapun produk tren kesehatan mengklaim bisa 'mendetoksifikasi' sistem. Padahal tubuh sudah mengeluarkan racun dari sistem menggunakan hati. Seledri, yang merupakan 95 persen air, memang dapat membantu seseorang tetap terhidrasi saat dibuat jus. Namun tak hanya jus seledri. Makan makanan yang kaya nutrisi dan melakukan aktivitas fisik secara teratur juga dapat mengeluarkan racun dari tubuh.


2. Jus Seledri Mengandung Gula


Anda mungkin berpikir tidak ada gula dalam jus seledri karena terbuat dari sayuran yang mengandung banyak serat dan air, tetapi sebenarnya ada sedikit gula dalam seledri.


3. Apakah Batang Seledri Menyehatkan?


Ketika makan batang seledri, penelitian telah menunjukkan bahwa seledri memang memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk potensi untuk menurunkan peradangan, mengurangi tekanan darah, mengurangi risiko kanker, dan mencegah hilangnya penglihatan yang berkaitan dengan usia. Namun apakah batangnya saja bermanfaat dan lebih menyehatkan ketika dibuat jus, itu masih diperdebatkan.


4. Tak Perlu dalam Perut Kosong


Beberapa orang merekomendasikan agar minum jus seledri saat perut kosong untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Akan tetapi Pakar Kesehatan dr. Gabriella Safieh dari Parsley Health mengatakan tidak ada bukti medis yang mendukung bahwa meminum jus seledri saat perut kosong memiliki manfaat. Jadi, jika ingin mulai minum jus seledri, minumlah setiap kali Anda mau.


5. Jus Seledri Bukan Sulap


Terlepas dari apa yang dilihat di media sosial, sebenarnya tidak ada bukti medis yang menunjukkan manfaat kesehatan yang luar biasa. Usai minum jus seledri lalu seperti sulap seolah menjadi sehat. Semua butuh proses.


6. Kenyang Lebih Lama


Seledri bisa menjadi camilan yang mengenyangkan dan dapat berkontribusi pada kesehatan usus yang lebih baik. Seledri bisa membantu seseorang merasa kenyang lebih lama, meningkatkan kesehatan usus dan memberi makan bakteri kesehatan dalam usus.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore