
Bawang putih memiliki antioksidan yang banyak.
JawaPos.com - Selain menjadi bumbu masakan, bawang putih juga sudah dikenal khasiatnya sebagai obat herbal. Bawang putih memiliki antioksidan yang banyak. Kehadiran senyawa allicin di dalamnya, membuat bawang putih memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur.
Bawang putih juga dikenal untuk memperbaiki sistem pencernaan. Minyak atsiri yang ada dalam bawang putih meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami dan mencegah risiko penyakit jantung.
Selain lewat masakan, Anda bisa mendapatkan manfaat dari bawang putih dengan cara membuat minuman. Rebusan air atau ramuan bawang putih adalah minuman detoksifikasi.
Dilansir dari NDTV, Sabtu (2/3), salah satu manfaat kesehatan yang sangat menonjol dari bawang putih adalah kemampuannya untuk mengatur tekanan darah tinggi. Caranya, bawang putih paling bermanfaat ketika dikonsumsi segar, walaupun rasanya super pedas. Untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali, Anda bisa menyeduhnya menjadi teh.
Membuat air rebusan bawang putih, yang Anda butuhkan hanyalah beberapa siung bawang putih dan air. Ambil panci, tambahkan 3 gelas air dan 3 siung bawang putih. Didihkan. Diamkan selama 3-4 menit. Lalu tambahkan 2 sendok makan madu ke dalam teh dan aduk rata. Tambahkan juga sedikit jus lemon segar untuk meningkatkan kandungan antioksidan.
Minumlah air rebusan atau ramuan bawang putih hangat maksimal dua cangkir dalam sehari. Maka ada tiga khasiat atau alasan mengapa teh bawang putih baik untuk mengatur tekanan darah. Apa saja?
1. Allicin Turunkan Tekanan Darah
Hipertensi atau tekanan darah tinggi didefinisikan sebagai suatu kondisi di mana kekuatan darah terhadap dinding arteri lebih tinggi dari normal. Jika dibiarkan tidak terkendali, hipertensi dapat menyebabkan serangan jantung atau kematian. Allicin hadir dalam bawang putih dikatakan memiliki efek penurunan tekanan darah yang sangat besar.
2. Turunkan Risiko Stroke
Menurut buku, 'Healing Foods' oleh DK Publishing House, belerang dalam bawang putih merangsang produksi oksida nitrat dalam pembuluh. Ini melemaskan dan meningkatkan elastisitasnya, membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke dan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah).
3. Stabilkan Tekanan Darah Sistolik
Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition, orang-orang yang mengonsumsi 480 mg hingga 960 mg bawang putih, menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
