
Pilihlah buah yang tak perlu dikupas seperti apel.
JawaPos.com - Cuka sari apel telah digunakan sebagai ramuan kesehatan selama ribuan tahun. Penelitian menunjukkan cuka sari apel memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadar gula darah.
Tapi, bisakah menambahkan cuka sari apel ke dalam diet Anda untuk membantu menurunkan berat badan?
Seperti dilansir dari Healthline, Kamis (17/1), cuka sari apel dibuat dalam proses fermentasi dua langkah. Pertama, apel dipotong atau dihancurkan dan dikombinasikan dengan ragi untuk mengubah gula menjadi alkohol.
Kedua, bakteri ditambahkan untuk memfermentasi alkohol menjadi asam asetat. Asam asetat adalah komponen aktif utama cuka sari apel.
Asam asetat adalah asam lemak yang larut menjadi asetat dan hidrogen dalam tubuh Anda. Satu sendok makan (15 ml) cuka sari apel mengandung sekitar tiga kalori dan hampir tidak ada karbohidrat.
Beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan ternyata asam asetat dapat mengurangi penyimpanan lemak yaitu mengobati obesitas. Kemudian sebuah studi pada tikus yang diberi diet tinggi lemak yang ditambah dengan asam asetat, ditemukan peningkatan signifikan pada gen yang bertanggung jawab atas pembakaran lemak. Ini menyebabkan berkurangnya penumpukan lemak tubuh.
Hasil dari satu penelitian pada manusia menunjukkan bahwa cuka sari apel memiliki efek yang mengesankan pada berat dan lemak tubuh. Dalam studi 12 minggu, 144 orang dewasa gemuk di Jepang mengkonsumsi 1 sendok makan (15 ml) cuka dan 2 sendok makan (30 ml) cuka setiap hari.
Mereka yang mengonsumsi 1 sendok makan (15 ml) cuka per hari memiliki penurunan berat badan 1,2 kg, penurunan persentase lemak tubuh 0,7 persen, penurunan lingkar pinggang 1,4 cm, dan penurunan trigliserida 26 persen.
Menurut penelitian ini, menambahkan 1 atau 2 sendok makan cuka sari apel ke dalam makanan Anda dapat membantu menurunkan berat badan. Ini juga dapat mengurangi persentase lemak tubuh, membuat Anda kehilangan lemak perut dan mengurangi trigliserida darah.
Ini adalah salah satu dari sedikit penelitian pada manusia yang telah meneliti efek cuka terhadap penurunan berat badan. Selain itu cuka sari apel dapat meningkatkan rasa kenyang, yang dapat mengurangi asupan kalori.
Dalam satu penelitian kecil pada 11 orang, mereka yang mengonsumsi cuka dengan makanan tinggi karbohidrat memiliki respons gula darah 55% lebih rendah satu jam setelah makan. Mereka juga akhirnya mengonsumsi 200-275 kalori lebih sedikit untuk sisa hari itu.
Dalam penelitian kecil lainnya, mengonsumsi cuka sari apel dengan makanan bertepung secara signifikan memperlambat pengosongan perut. Hal ini menyebabkan meningkatnya perasaan kenyang dan menurunkan kadar gula darah dan insulin.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
