
Sejumlah anak-anak sekolah mengikuti belajar secara daring atau online dengan fasilitas WiFi yang disediakan secara gratis oleh warga di Perumahan Pondok Mulya I, Beji, Depok, Rabu (29/7/2020). WiFi gratis ini oleh warga sekitar kompleks perumahan sebagai
JawaPos.com - Sudah 8 bulan pelajar dan mahasiswa harus belajar dari rumah di masa pandemi Covid-19. Kondisi ini tentu membuat mereka stres dan jenuh. Apalagi belajar dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) membuat mereka sulit berinteraksi dan bersosialiasi langsung dengan teman-temannya.
Covid-19 memang telah menggeser hampir seluruh aktivitas sosial masyarakat. Tidak hanya anak sekolah yang dipaksa harus belajar dari rumah, para pekerja pun dituntut untuk tetap produktif menyelesaikan tugas-tugas kantornya selama working from home.
Baca juga: PJJ Fase 2 Dinilai Lebih Berat, FSGI Ungkap Alasannya
Namun, belajar secara daring ternyata bukan tanpa kendala. Selain sulitnya koordinasi, akses internet yang kurang memadai juga membuat proses pembelajaran jadi terasa makin sulit. Masalah bertambah ketika guru hanya mengandalkan media belajar iLearning yang itu-itu saja. Akibatnya, murid lama-lama merasa bosan.
"PJJ secara tidak sadar juga telah merampas kehidupan guru dan murid bahkan orang tua. Akibatnya, engagement antara pengajar dan siswanya menurun drastis. Dengan tekanan yang cukup besar, bukan tidak mungkin hal ini akan menimbulkan rasa frustrasi bagi setiap pihak yang terlibat," kata Praktisi Pendidikan yang juga Dekan School of Computer Science BINUS University Fredy Purnomo, secara daring baru-baru ini.
Menurutnya, guru dan orang tua dituntut untuk menghadirkan suasana pembelajaran jarak jauh yang tidak hanya efektif, tetapi juga menyenangkan. Caranya yakni dengan metode belajar Gamifikasi. Apa itu?
Gamifikasi sendiri artinya penerapan prinsip-prinsip dan elemen struktural game (permainan) pada berbagai aktivitas. Beruntung sekarang sudah banyak teknologi berbasis gamifikasi atau game based learning sehingga kegiatan PJJ bisa lebih maksimal.
"Dalam konteks pendidikan, game bisa menjadi wadah yang menarik bagi para murid untuk belajar banyak hal dengan cara yang menyenangkan. Tidak sedikit game yang mempromosikan cara berkomunikasi, koordinasi, atau bahkan persaingan antarpemain," jelas Fredy.
Berdasar itu, guru dan orang tua saat mendampingi anak di rumah diminta melakukan pendekatan belajar dengan menyelipkan unsur permainan. Misalnya seperti problem solving, mendongeng (story telling), kompetisi, reward and punishment, dan sebagainya terbukti telah meningkatkan minat belajar murid selama proses PJJ.
"Berkat gamifikasi, guru pun bisa lebih maksimal dalam menyampaikan materi dan mencapai tujuan belajar," jelasnya.
Menurutnya, di Indonesia sendiri, penerapan gamifikasi masih menemui banyak kendala. Selain akses internet yang belum merata, SDM dengan kualifikasi di bidang ini juga terbilang masih sangat terbatas. Padahal SDM yang berkualitas adalah kunci sukses terwujudnya gamifikasi di segala bidang, tak terkecuali pendidikan.
"Dengan Game Application and Technology tidak hanya fokus pada disiplin ilmu yang berkaitan dengan gaming tapi juga akan dibekali dengan softskill lain seperti kemampuan berkomunikasi efektif, critical thinking, dan problem solving," tandasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=uGE9hQc60uI

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
