
Ilustrasi penggunaan pelembut pada pakaian.
JawaPos.com - Sudah menjadi kebiasaan, pakaian yang dicuci akan direndam menggunakan pelembut yang wangi sebelum dikeringkan. Tapi hal tersebut tak selamanya baik bagi pakaian.
Sebab, pelembut atau Softener memiliki kandungan kimiawi yang terkadang bisa merusak bahan-bahan kain tertentu. Sehingga ada tirk tertentu jika ingin pakaian Anda tetap lembut. Seperti dilansir dari Apartment Therapy, Kamis (8/11) Anda perlu mengetahui jenis kain apa saja yang tidak bisa diberikan pelembut beserta cara penggunaan yang tepat.
1. Jangan Menggunakan Pelembut Pakaian Untuk Handuk Anda
Pelembut memang bekerja efektif pada pakaian, tetapi tak selamanya baik untuk handuk. Jika Anda tetap menggunakannya, handuk akan berisiko menjadi kaku dan daya serapnya berkurang.
Jika ingin melembutkan handuk Anda, cobalah menambahkan secangkir cuka putih pada air rendaman kedua, lalu tambah setengah cangkir baking soda saat pembilasan.
2. Jangan Gunakan Pelembut Pada Pakaian Bayi
Alangkah baiknya jika pakaian bayi tidak memakai pelembut. Kebanyakan pakaian bayi memiliki sifat bahan yang memberi efek penghangat. Sehingga jika memakai pelembut, akan mengurangi keefektifan bahan penghangat tersebut.
Bayi juga memiliki kulit yang lebih sensitif, yang berpotensi menjadi iritasi akibat bahan kimia yang ada pada pelembut pakaian atau deterjen biasa.
3. Hindari Menggunakan Pelembut Pada Kain Olahraga
Selain handuk, pelembut juga bisa merusak pakaian olahraga wicking atau barang-barang yang tahan air dan kain sintetis seperti poliester. Termasuk pakaian yang mengandung elastane dan nilon seperti skinny jeans atau legging.
4. Jangan Menuangkan Pelembut Kain Langsung Pada Pakaian Anda
Tidak seperti penghilang noda, pelembut pakaian bisa dipakai untuk keseluruhan cucian Anda. Hal ini penting karena jika menerapkannya secara langsung pada pakaian, pelembut bisa meninggalkan noda dan bintik-bintik minyak. Untuk mencegahnya, pastikan Anda tidak mengisi pakaian yang berlebihan di mesin cuci, agar air dapat bersirkulasi untuk mengencerkan pelembut dan detergen dengan baik.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
