
PIONER: Pasangan Denny Primaditya dan Stephanie Emanuella Salim melangsungkan pernikahan menggunakan bus pariwisata yang dimodifikasi melewati Raya Darmo menuju gedung resepsi.
JawaPos.com – Sebentuk bus pariwisata disulap menjadi mobil pengantin untuk pasangan Denny Primaditya dan Stephanie Emanuella Salim. Pasangan pengantin yang merupakan alumni Universitas Ciputra itu membuat konsep unik, yaitu mengganti mobil pengantin dengan bus pengantin. Idenya berasal dari ayah Denny, Indarto, yang merupakan salah seorang pengusaha di bidang transportasi umum.
Hajatan untuk anak pertama tentu spesial. Denny merupakan sulung di antara dua bersaudara dari pasangan Indarto dan Rina Herliana. Sementara itu, Stephanie adalah putri sulung pasangan Kwa Hwa San dan Dianawati Gunawan.
Karena itu, Minggu (7/5) bus Dali Mas asal Bojonegoro terlihat menawan dengan balutan tirai dari kain tile. Ada rangkaian bunga segar di kaca jendela. Dekorasi bus pengantin tersebut mengusung tema rustic. Ada perpaduan dedaunan dan bunga-bunga menjalar hingga bagian depan bus di atas lampu utama. Untuk memaksimalkan dekorasi, beberapa stiker yang biasa menempel di luar bodi bus sebagai petunjuk dan hiasan bus pariwisata dilepas.
Biasanya, untuk keperluan pariwisata, bus dapat menampung sekitar 38 orang. Nah, deretan kursi penumpang harus dilepas. Hanya tersisa satu kursi sopir dan sofa di bagian paling belakang untuk mempelai.
Sofa diletakkan di depan backdrop. Semua dibalut kain satin serbaputih. Pada backdrop, terdapat inisial DS berwarna emas. Di sisi kanan-kirinya, tergantung rangkaian bunga putih.
Kabin bus juga diberi tumpukan bunga oranye, hijau, dan putih. Dekorasi mencampurkan bunga artifisial dengan beberapa bunga segar. Penggarapan dekorasi bus pengantin memerlukan waktu tiga hari.
Denny menyerahkan ide dan konsep untuk merancang bus pengantin kepada sang ayah. ”Nurut saja anaknya,” ucap Indarto saat ditemui di Mercure Grand Mirama Surabaya akhir pekan (7/5) itu. Indarto mendesain bus hanya untuk ditumpangi mempelai. Oleh karena itu, tempat duduk hanya cukup untuk berdua. Sisanya adalah ruang kosong berhias bunga-bunga bak Taman Eden di dalam bus.
Saat iring-iringan, bus berpelat nomor S 7378 UB itu dikawal oleh beberapa mobil pribadi yang sebagian juga dihiasi bunga. Tiga mobil yang terdiri atas dua Toyota Alphard dan satu Toyota Vellfire ditumpangi orang tua, besan, dan saudara kandung mempelai.
Bus membawa pengantin dari Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya ke Club House Wisata Bukit Mas 2 pukul 16.30 dengan jarak tempuh sekitar 12 km. Iring-iringan bus pengantin sempat terkendala kemacetan lalu lintas karena bertepatan dengan Pawai Budaya dan Bunga Surabaya. Padatnya lalu lintas tidak memungkinkan untuk dilewati bus beserta rombongannya.
Bus juga tidak dapat melewati jalan alternatif karena terhalang kabel listrik yang melintang di jalan. Alhasil, pengantin akhirnya diantar dengan salah satu mobil orang tua. ”Tadinya pengantin mau dibawa pakai bus ke Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela dan kembali ke hotel. Lalu, sorenya ke lokasi resepsi,” ucap Cindy, salah seorang panitia. (esa/c6/dos/sep/JPG)

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
