
Instagram andienaisyah
JawaPos.com - Untuk menciptakan kehidupan yang lebih berkualitas memang harus dimulai dari diri sendiri. Salah satunya dengan meningkatkan self-awareness disetiap aktivitas dalam hidup. Seperti yang dilakukan penyanyi Andien Aisyah.
Sebagai self-awareness enthusiast, Andien, mengungkapkan, kesadaran terhadap perilaku berisiko harus ditanamkan sejak dini demi menciptakan kehidupan yang berkualitas. Menurut Andien kesadaran yang rendah adalah pemicu utama masyarakat dapat terpapar risiko, baik dalam aspek kesehatan maupun dampak terhadap lingkungan.
Berkaca dari pengalamannya, ungkap Andien, menjalani aktivitas secara sadar bukan hanya ditafsirkan seseorang masih hidup sehat bugar saat berkegiatan. Tapi lebih kekesadaran kalau apa yang dilakukannya dalam keseharian bisa memberikan efek jangka panjang pada diri sendiri dan lingkungan. Mengetahui apa yang dibutuhkan diri dan cara terbaik untuk mendapatkannya tanpa merugikan tubuh dan orang lain.
Photo
webinar Membangun Masyarakat Sadar Risiko Bersama MASINDO di Era Pandemi. (Tangkapan Layar)
Sehingga, penting bagi Andien untuk mengenal diri sendiri terlebih dulu sebelum melakukan sesuatu. "Kita tahu apa yang kita ingin, kenapa menginginkan hakl tersebut. Jadi kita tahu betul apa yang kita lakukan dalam keseharian, bukan karena tren. Tapi karena memang butuh," ungkap Andien dalam webinar Membangun Masyarakat Sadar Risiko Bersama MASINDO di Era Pandemi.
Untuk menerapkan self awareness dalam keseharian, sebenarnya ada hal sederhana yang bisa dilakukan. Andien sendiri mengungkapkan, dirinya sering melatih napas untuk meningkatkan self-awareness.
Diakui pelantun lagu Gemintang ini, dengan melatih napas, yakni menghirupnya perlahan lalu membuangnya, dirinya bisa merasakan bagaimana dirinya. Seperti bisa merasakan sensasi berbeda hingga merasakan ada yang tidak beres pada tubuh. Dari situ, ungkap Andien, ia jadi sadar apa yang dibutuhkan tubuh dan berusaha untuk tidak abai.
Lalu, kebiasaan self-awareness ini juga bisa berdampak bagi lingkungan. Sebab, baginya manusia dan alam tidak terpisah tapi menjadi bagian didalamnya. Misalnya kesadaran diri yang meminimalisasikan risiko adalah aware terhadap penggunaan plastik.
Sikap yang belum sadar akan bahaya penggunaan plastik berlebihan termasuk perilaku berisiko untuk lingkungan. Ketika sadar akan perilakunya atau perbuatannya, maka seseorang akan lebih memiminalisasi penggunaan plastik. Atau bahkan tidak menggunakannya sama sekali.
"Ketika kita tidak aware, itu akhirnya kita juga yang akan memikul apa yang sudah kita lakukan. Kesadaran paling penting dimulai dari unit yang paling kecil, yaitu keluarga, kita bisa menciptakan anggota aware sama diri sendiri," tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO), Dimas Syailendra Ranadireksa, pun menyatakan, masyarakat sering bertindak tanpa memikirkan tentang risiko dan cara menanggulanginya. Sehingga diperlukan edukasi tentang konsep pengurangan risiko atau bahaya (harm reduction) guna mengurangi risiko kesehatan, lingkungan, dan sosial.
“Konsep ini telah banyak diadopsi dalam kebijakan pemerintah maupun kebiasaan masyarakat, seperti menggunakan sabuk pengaman dan helm saat berkendara, inovasi mobil listrik, substitusi kantong plastik sekali pakai, dan beralih ke produk tembakau alternatif dibandingkan dengan merokok. Selain itu, budaya sadar risiko dapat dimulai dari penerapan protokol kesehatan dan upaya lainnya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
