Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Maret 2021 | 04.08 WIB

Piyu: Padi Reborn Punya Gap yang Jauh Sekali dengan Dunia Digital

Jeff Smith./Abdul Rahman - Image

Jeff Smith./Abdul Rahman

JawaPos.com - Gitaris Padi, Satriyo Yudi Wahono atau akrap dipanggil Piyu, mengakui grup musik yang digawanginya memiliki gap yang sangat jauh dengan perkembangan media sosial dan dunia digital saat ini. Hal itu yang membuat Padi lumayan sulit untuk masuk ke ruang digital.

“Padi punya gap yang jauh sekali. Perkembangan sosial media dan digital sangat pesat sekali. Ketika kita tampil kembali sebagai Padi Reborn, itu sudah 7 tahun sampai satu dekade tidak berkarya apapun,” ucap Piyu dalam jumpa pers virtual.

Padi diketahui vakum cukup lama di industri musik karena satu dan lain hal. Vakumnya band yang terbentuk pada 1997 itu sempat membuat para personelnya merenggang. Setelah sekitar 7 tahun vakum, pada 2015 para personelnya bertemu untuk merencanakan aktif lagi di dunia musik. Butuh waktu sekitar 2 tahun bagi mereka buat benar-benar yakin comeback ke dunia musik. Dari 2015 sampai 2017.

Baca Juga: Hari Musik Nasional: Ada Gap Antar Musisi hingga Eksploitasi Digital

Akhirnya putuskan comeback, Padi lantas menyesuaikan namanya menjadi Padi Reborn. Menandai kemunculannya kembali ke pentas musik, ia merilis album studio keenam berjudul Indera Keenam. Padi Reborn pun eksis lagi manggung ke sejumlah daerah beberapa tahun terakhir. Bahkan Padi Reborn sempat dibuatkan mega konser oleh salah satu stasiun televisi swasta.

Sekalipun kesulitan untuk benar-benar masuk ke dunia digital yang kini mulai tampak menjanjikan bagi musisi dan konten kreator, Padi Reborn tetap berusaha menjangkau para penggemar lewat digital. Salah satunya lewat gelaran konser virtual.

“Padi Reborn 2017 sampai sekarang tetap aktif live konser dalam bentuk virtual dan TV. Sayangnya di digital ini kita tidak sampai puluhan juta viewers,” kata Piyu. Namun ia tetap bersyukur karena Padi Reborn masih cukup kuat di platform musik streaming. Sebab salah satu lagunya didengarkan hingga 48 juta kali di Spotify.

Dalam kesempatan itu, Piyu juga mengungkapkan keperkasaan Padi di masa lalu. Salah satu karya Padi dulu sempat terjual hingga jutaan keping CD. Para personelnya pun otomatis merasakan manisnya menjadi musisi.

“Kita ada di masa mengalami CD terjual sampai 2 juta copy dengan Sheila on 7, Jambrud, Dewa dan sebagainya. Sekarang kita tidak menikmati apapun,” ujar Piyu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/1fYq2EjJWvw

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore