
Zodiak di Hari Valentine (pexels/Engin Akyurt)
JawaPos.com - Dunia mengenal Hari Valentine yang jatuh tiap tanggal 14 Februari sebagai hari kasih sayang. Namun, tahukah kamu bahwa perayaan tahunan ini sebetulnya lahir dari kisah yang begitu pilu?
Dirangkum dari berbagai sumber, sejarah Hari Valentine memang memiliki latar belakang yang cukup kompleks dan kelam. Cerita tentang Hari Valentine berasal dari abad ke-3 Masehi, ketika Kaisar Romawi, Claudius II, melarang pernikahan bagi para prajurit muda.
Larangan ini bukannya tanpa alasan. Claudius II meyakini bahwa para prajurit muda yang tidak memiliki keluarga dan tanggung jawab akan lebih fokus pada perang dan lebih siap untuk mati.
Sang Kaisar juga percaya bahwa pernikahan akan membuat para prajurit muda menjadi lemah dan tidak siap untuk bertempur lantaran fokusnya yang akan terbagi dua antara peperangan dan keluarga.
Di masa itu, hiduplah seorang pendeta Katolik bernama Valentinus. Alih-alih menuruti perintah Claudius II, Valentinus justru memilih untuk membangkang perintah.
Ia terus melangsungkan pernikahan rahasia bagi pasangan muda. Valentinus percaya bahwa pernikahan adalah sebuah sakramen yang suci dan tidak dapat dilarang oleh kaisar.
Lambat laun, pemberkatan pernikahan rahasia yang dilakukan Valentinus diketahui oleh Claudius II. Tak ayal, Kaisar pun memenjarakan Valentinus dan memvonisnya dengan hukuman mati karena dianggap melawan titah.
Selama di dalam penjara sembari menghitung waktu penghakimannya, Valentinus dikisahkan jatuh cinta dengan seorang gadis muda yang bernama Julia, putri dari sipir penjara yang juga seorang buta.
Sebelum dieksekusi, Valentinus menulis surat cinta kepada Julia dengan tanda tangan "From Your Valentine" (dari Valentinusmu, Red).
Surat inilah yang kemudian diyakini sebagai asal usul tradisi Hari Valentine.
Valentinus dieksekusi pada tanggal 14 Februari 270 Masehi, dan kemudian dijadikan santo patron bagi pasangan muda dan pecinta. Gereja Katolik kemudian menetapkan tanggal 14 Februari sebagai Hari Valentine untuk menghormati Valentinus.
Meski diyakini banyak orang sebagai asal-usul Hari Valentine, perlu digarisbawahi bahwa cerita ini hanya salah satu versi dari sejarah hari kasih sayang tersebut., Ada beberapa versi lain yang berbeda.
Beberapa sejarawan percaya bahwa Hari Valentine sebenarnya berasal dari festival pagan Romawi yang disebut Lupercalia, yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.
Lupercalia adalah sebuah festival yang dirayakan untuk menghormati Dewa Kesuburan, Faunus, dan dua dewa kembar pendiri Kota Roma, Romulus dan Remus. Festival ini dirayakan dengan ritual-ritual yang melibatkan pengorbanan hewan, doa, dan perayaan.
Pada abad ke-5 Masehi, Paus Gelasius I memutuskan untuk menghapuskan festival Lupercalia dan menggantikannya dengan Hari Valentine, yang dirayakan pada tanggal 14 Februari.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
