
Ilustrasi Pantangan Saat Imlek (jcomp/freepik)
JawaPos.com - Imlek bukan sekadar perayaan pergantian kalender lunar, melainkan momentum sakral yang sarat makna filosofis dalam tradisi masyarakat Tionghoa.
Setiap perilaku, ucapan, dan kebiasaan pada momen ini diyakini memiliki pengaruh simbolis terhadap keberuntungan, kesehatan, serta keharmonisan hidup sepanjang tahun yang akan dijalani.
Dalam kepercayaan Tionghoa, awal tahun dianggap sebagai fondasi nasib.
Oleh karena itu, berbagai pantangan dijaga dengan penuh kesadaran agar energi positif dapat mengalir tanpa hambatan.
Pantangan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan, melainkan sebagai pengingat agar manusia lebih bijaksana dalam bersikap.
Memahami pantangan Imlek berarti memahami nilai budaya yang menekankan kehati-hatian, keseimbangan, dan harapan baik dirangkum dari YouTube TEDY WONG Msi.
Berikut ini adalah 14 pantangan saat Imlek yang dipercaya dapat mengusir hoki dan mengundang penyakit apabila dilanggar, berdasarkan sudut pandang tradisi masyarakat Tionghoa.
1. Dilarang Mengonsumsi
Bubur Mengonsumsi bubur saat pagi hari Imlek dipercaya membawa simbol kehidupan yang serba kekurangan.
Bubur kerap diasosiasikan dengan kondisi sulit dan keterbatasan ekonomi dalam budaya Tionghoa.
Memulai tahun baru dengan makanan yang melambangkan kemiskinan diyakini dapat memengaruhi aliran rezeki sepanjang tahun.
Oleh sebab itu, banyak keluarga memilih sajian istimewa sebagai simbol kelimpahan.
Hidangan bermakna kemakmuran dianggap mampu menghadirkan energi positif dan harapan akan kehidupan yang lebih sejahtera.
2. Dilarang Mengucapkan Kata Negatif

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
