Ilustrasi, seseorang yang sedang menghias pohon Natal. Freepik/ freepic.diller.
Jawapos.com- Perayaan Natal bagi masayarakat Kristiani yang diperingati setiap tanggal 25 Desember memiliki sejarah dan maknanya tersendiri.
Apakah Anda tahu sejak kapan perayaan Natal pertama dilaksanakan atau ada?
Simak penjelasan berikut dikutip (10/12) dari e-jurnal IAKN Manado dan website id.scribd.com.
Sejarah Singkat Perayaan Natal Masyarakat Kristiani
Perayaan Natal pertama ada sejak 25 Desember tahun 336 Sesudah Masehi (SM) pada kalender Romawi kuno.
Pada mulanya perayaan Natal dimaknai sebagai penyembahan berhala umat kristiani dalam rangka hari lahirnya Dewa Matahari dalam agama Romawi Kuno.
Maka, setiap 25 Desember kelahiran Yesus disimbolkan sebagai ‘Sang Matahari Kebenaran.’
Pada tahun 325 Masehi kepercayaan resmi agama Kristen dengan ‘Trinitas (Tuhan yang benar)’ sebagai perwujudan dewa tertinggi Romawi, yaitu Dewa Matahari diakui dan diputuskan bahwa setiap tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus.
Perayaan ini diambil dari kebiasaan masyarakat ‘orang kafir’ (bukan Kristen) dengan menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah dengan dedaunan, menyanyi, dan saling berbagi hadiah.
Kebiasaan tersebutlah yang pada akhirnya menjadi seperti tradisi masyarakat kristiani setiap 25 Desember dalam merayakan Natal.
Sejak tahun 1100 perayaan Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di wilayah Negara Eropa.
Makna Perayaan Natal Bagi Masyarakat Kristiani

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
