Seorang artis Korea menghadiri pameran Gucci Garden Archetypes di Seoul. (Instagram @zdkllin)
JawaPos.com - Demam budaya Korea atau Hallyu kini tidak hanya soal musik K-Pop dan drama romantis, tetapi juga sudah merambah ke dunia fashion internasional. Fenomena ini perlahan menggeser dominasi mode Barat dan membawa sorotan dunia ke arah Asia Timur.
Menurut laporan TFR News, para artis Korea kini menjadi tamu istimewa di barisan depan ajang bergengsi seperti Paris Fashion Week dan Milan Fashion Week. Mereka membawa gaya khas Korea yang segar dan penuh karakter, yang kemudian memengaruhi tren busana global.
Perpaduan antara K-Pop dan fashion menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda di seluruh dunia. Gaya berpakaian para idol seperti BTS, BLACKPINK, dan NewJeans kini menjadi inspirasi gaya sehari-hari, mulai dari busana, kosmetik, hingga aksesori yang disebut bergaya “K-Style”.
Dalam laporan Fashion & Textile Business Excellence Cooperative (FTBEC), budaya pop Korea disebut sebagai kekuatan besar yang membentuk citra nasional Korea Selatan. Pemerintah dan pelaku industri kreatif pun memanfaatkan fenomena Hallyu ini sebagai strategi diplomasi budaya atau soft power, termasuk lewat industri fashion.
FTBEC juga menilai bahwa K-fashion telah membantu memperkenalkan identitas Korea ke pasar global, sekaligus memperkuat posisi negara tersebut di kancah mode dunia.
Penelitian dari University of Leeds menjelaskan bahwa platform belanja online Korea seperti Musinsa dan Zigzag punya peran penting dalam memperluas pengaruh K-fashion ke berbagai negara. Inovasi digital dan strategi pemasaran yang menonjolkan unsur budaya Korea membuat produk-produk ini diminati di Amerika, Eropa, hingga Asia Tenggara.
Meski begitu, tren mode Korea juga tak lepas dari kritik. Salah satunya soal standar kecantikan yang terlalu sempit dan minimnya variasi ukuran pakaian yang bisa menyesuaikan beragam bentuk tubuh di dunia.
Namun, pesona gaya minimalis dan netral gender yang menjadi ciri khas K-fashion tetap membuatnya mudah dikenali dan disukai lintas budaya.
Dalam jurnal Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, peneliti Oshima Vicky Arriyuka dan Gonda Yumitro menulis bahwa antusiasme penggemar K-Pop juga berpengaruh besar pada pertumbuhan industri mode dan kecantikan Korea. Bagi generasi muda, pakaian kini bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga cara mengekspresikan diri dan menunjukkan identitas.
Kolaborasi antara artis K-Pop dan brand mewah dunia menjadi bukti nyata besarnya pengaruh Hallyu di dunia fashion. Contohnya, BLACKPINK yang menjadi duta untuk merek ternama seperti Chanel, Dior, dan Celine. Kolaborasi ini tak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memperkuat citra Korea sebagai pusat gaya modern dan elegan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
