Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 06.50 WIB

7 Tanda Kamu Jatuh Cinta dengan Seseorang yang Merusak Hidupmu

seseorang yang jatuh cinta pada orang yang salah./Freepik. - Image

seseorang yang jatuh cinta pada orang yang salah./Freepik.

JawaPos.com - ​Jatuh cinta seharusnya menjadi pengalaman yang membahagiakan dan membuat hidupmu lebih baik. Namun, terkadang, tanpa disadari, kamu bisa jatuh cinta pada orang yang justru perlahan-lahan merusak dirimu. 

Hubungan yang sehat dibangun di atas rasa saling percaya, hormat, dan dukungan, bukan rasa takut, keraguan, dan kesepian. ​Mengenali tanda-tanda sejak dini sangat penting agar kamu bisa mengambil langkah yang tepat sebelum terlambat. 

Sering kali, sinyal-sinyal ini terlihat halus, tetapi dampaknya sangat besar terhadap kesejahteraan mental dan emosionalmu. Jika kamu merasa ada sesuatu yang tidak beres dalam hubunganmu, perhatikan 7 tanda ini dengan seksama seperti dirangkum dari laman Your Tango.

​1. Kamu Selalu Merasa Perlu Meminta Maaf

​Dalam hubungan yang sehat, kamu tidak perlu selalu merasa bersalah dan meminta maaf, terutama untuk hal-hal yang bukan kesalahanmu. Jika pasanganmu sering kali membalikkan situasi sehingga kamu yang akhirnya merasa bersalah, itu adalah pertanda bahaya. Hubungan tidak seharusnya terasa seperti kamu berjalan di atas "kulit telur". 

Perilaku ini perlahan akan mengikis kepercayaan diri dan ikatan emosionalmu. Untuk pulih, fokuslah pada dirimu sendiri, akui emosi yang kamu rasakan, dan bangun kembali harga dirimu di luar hubungan tersebut.

​2. Suasana Hatimu Sepenuhnya Bergantung pada Pasangan

​Kesehatan emosionalmu terancam ketika kebahagiaanmu ditentukan oleh suasana hati pasanganmu. Ini adalah tanda bahwa mereka perlahan merusak hidupmu. Merasa bersalah saat pasanganmu tidak bahagia, atau merasa emosimu harus mencerminkan emosi mereka, sangatlah melelahkan. 

Hal ini bisa membuatmu kelelahan secara emosional dan kehilangan kendali atas diri sendiri. Langkah awal untuk menyembuhkan diri adalah dengan membangun batasan emosional yang sehat. Kamu berhak memiliki perasaanmu sendiri tanpa harus terbebani oleh perasaan orang lain.

​3. Kamu Terus-menerus Membela Pasangan di Depan Orang Lain

​Jika kamu sering mendapati dirimu membela pasanganmu di depan teman dan keluarga, ini bisa jadi sinyal peringatan serius. Perilaku ini tidak hanya mengisolasi kamu dari sistem pendukung yang seharusnya ada, tetapi juga membuatmu merasa terkuras secara emosional. 

Jika kamu tidak pernah bisa terbuka tentang perlakuan buruk yang kamu terima, kamu akan sendirian menghadapi semua toksisitas itu. Penting untuk mengakui perlakuan buruk yang kamu terima dan berhenti membenarkannya, karena hal itu bisa menjadi beban mental yang sangat berat.

​4. Kamu Merasa Lebih Kesepian Saat Bersama Mereka

​Ironisnya, kamu bisa merasa lebih kesepian saat bersama pasangan dibandingkan saat kamu sendirian. Ini terjadi ketika hubungan kekurangan ikatan emosional dan komunikasi yang efektif. Kebutuhanmu tidak lagi terpenuhi, membuatmu merasa tidak dihargai dan kesepian, bahkan saat mereka berada di sisimu. 

Jika kamu merasakan hal ini, mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi ulang hubunganmu. Jika setelah kamu mengkomunikasikan perasaanmu tidak ada perubahan, kamu mungkin perlu memilih untuk menyelamatkan dirimu sendiri.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore