Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 22.18 WIB

Tak Hanya di Wajah, Jerawat Juga Bisa Muncul di Punggung, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi seseorang yang memiliki back acne (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Masalah kulit memang sering dikaitkan dengan wajah, tetapi ternyata masalah ini juga dapat menyerang area tubuh lain yang sering terabaikan. Salah satu kondisi yang kerap mengganggu rasa percaya diri adalah jerawat yang muncul di punggung atau yang dikenal dengan istilah back acne. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman seperti gatal. Meskipun sering dianggap sebagai masalah estetika semata, back acne sebenarnya memerlukan penanganan yang tepat dan berkelanjutan.

Back acne adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya komedo, papula, pustula, atau bahkan kista di area punggung. Sama halnya dengan jerawat wajah, back acne terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Area punggung memiliki kelenjar sebaceous yang cukup aktif sehingga produksi minyak di daerah ini relatif tinggi. Kombinasi antara produksi sebum yang berlebihan dengan penumpukan sel kulit mati menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes.

Tekstur kulit punggung yang lebih tebal dibandingkan wajah membuat jerawat di area ini cenderung lebih dalam dan sulit hilang. Selain itu, area punggung yang sulit dijangkau membuat perawatan menjadi lebih menantang. Back acne dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari komedo hitam dan putih yang ringan hingga nodul dan kista yang lebih parah. Kondisi ini tidak mengenal usia dan dapat dialami oleh siapa saja, meskipun lebih sering terjadi pada remaja dan dewasa muda.

Faktor-Faktor Pemicu Back Acne

Menurut Cleveland Clinic, beberapa faktor dapat memicu terjadinya back acne antara lain:

  • Riwayat keluarga: Kamu memiliki kemungkinan lebih besar mengalami jerawat jika memiliki riwayat keluarga dengan masalah acne serupa.
  • Gesekan: Baju, tas ransel, peralatan olahraga, dan pakaian lain yang bergesekan dengan kulit berkeringat dapat menyebabkan atau memperburuk jerawat punggung.
  • Hormon: Jika kamu sedang hamil atau mengalami pubertas, kemungkinan mengalami jerawat lebih besar karena perubahan kadar hormon dalam tubuh.
  • Obat-obatan: Beberapa jenis obat, termasuk kortikosteroid, dapat menyebabkan atau memperburuk kondisi jerawat punggung.
  • Kebersihan yang buruk: Orang dengan rambut kotor dapat mengalami jerawat punggung ketika minyak dari rambut menempel pada punggung, begitu juga dengan sprei, handuk, atau pakaian yang kotor.
  • Produk perawatan kulit: Losion dan krim tertentu dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
  • Stres dan kecemasan: Saat mengalami banyak kecemasan atau stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang meningkatkan produksi sebum.
  • Keringat yang terperangkap: Keringat dapat terperangkap antara kulit dan pakaian, menyebabkan pori-pori tersumbat, terutama pada orang dengan hiperhidrosis.

Faktor genetik memainkan peran penting dalam kemungkinan seseorang mengalami jerawat punggung. Namun, kebiasaan tidak segera mandi setelah berolahraga dapat menyebabkan akumulasi keringat, minyak, dan kotoran di permukaan kulit. Selain itu, pemilihan deterjen pakaian yang mengandung bahan kimia keras juga dapat mengiritasi kulit dan memicu timbulnya jerawat punggung.

Tips Mengatasi Back Acne

Alodokter memberikan beberapa tips yang cukup efektif untuk mengatasi masalah back acne sebagai berikut:

1. Gunakan sabun mandi berbahan lembut dengan label noncomedogenic

Pemilihan sabun mandi yang tepat merupakan langkah dasar dalam perawatan back acne. Sabun dengan bahan lembut dan berlabel noncomedogenic tidak akan menyumbat pori-pori serta tidak mengiritasi kulit yang sudah berjerawat. Hindari sabun dengan kandungan parfum atau pewarna buatan yang dapat memicu reaksi alergi. Pilihlah produk yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide untuk membantu membersihkan pori-pori secara lebih efektif.

2. Pakai obat totol jerawat dengan kandungan aktif

Untuk mempercepat penyembuhan jerawat dan menghilangkan bekasnya, gunakan obat totol jerawat punggung yang mengandung retinol, asam salisilat, atau asam azelaic. Retinol membantu mempercepat pergantian sel kulit dan mencegah penyumbatan pori-pori. Asam salisilat bekerja sebagai eksfoliator yang dapat menembus ke dalam pori-pori untuk mengangkat sel kulit mati. Asam azelaic memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang efektif mengurangi peradangan pada jerawat aktif.

3. Pakai baju yang longgar dan menyerap keringat

Memakai baju ketat yang tidak menyerap keringat dapat menyebabkan gesekan pada kulit punggung dan menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi pertumbuhan bakteri. Pilihlah pakaian dari bahan katun atau bahan sintetis yang dirancang khusus untuk menyerap keringat. Baju yang longgar memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik dan mengurangi gesekan yang dapat mengiritasi kulit. Ganti pakaian secara teratur, terutama setelah berkeringat, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit punggung.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore