
Sebuah tangan menjauh dari tangan lain yang meraih, mengisyaratkan tindakan ghosting atau menghilang dari hubungan./Freepik
JawaPos.com – Ghosting dalam hubungan percintaan sering kali meninggalkan luka emosional yang mendalam.
Istilah ini mungkin sudah tidak asing bagi sebagian dari kalian. Namun, jika belum pernah mendengarnya, tenang saja—saya akan jelaskan.
Ghosting adalah tindakan mengakhiri komunikasi secara sepihak dengan memutus semua saluran kontak, sehingga pihak yang ditinggalkan tidak lagi bisa menghubungi atau menjangkau si ghoster.
Terdengar familiar? Mungkin banyak dari kalian pernah mengalami hal ini. Misalnya, seorang calon pasangan yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar, lalu tidak lama kemudian terlihat sudah memiliki pasangan baru.
Namun, artikel ini bukan tentang pengalaman pribadi saya, melainkan tentang apa itu ghosting, dampaknya, serta cara menghadapi sakit hati yang muncul akibat perilaku tersebut.
Menariknya, menurut Medical News Today, antara 13% hingga 23% orang dewasa pernah mengalami ghosting dalam hubungan romantis, sementara 20% hingga 40% populasi umum pernah mengalaminya baik dalam konteks percintaan maupun sosial lainnya.
Ingin tahu lebih lanjut tentang Ghosting dan apa saja dampaknya? Simak penjelasannya berikut ini yang dilansir dari Medical News Today.
1. Penyebab Seseorang Melakukan Ghosting
Tindakan ghosting ini dilakukan bukan tanpa alasan tentunya. Beberapa kemungkinan seperti ketidakcocokan hingga ekonomi dapat menjadi faktor utama.
Namun faktor-faktor ini dapat menunjukan pribadi si ghoster yang sedang dihadapi kalian daripada orang yang ditinggalkan seperti:
Kesulitan berkomunikasi secara terbuka – Banyak orang memilih menghindar karena tidak nyaman menghadapi percakapan sulit, konflik, atau situasi yang menuntut kerentanan emosional. Hal ini sering terjadi pada individu dengan avoidant attachment style.
Kurangnya empati – Ada pula yang melakukan ghosting karena tidak memahami, atau bahkan tidak peduli, terhadap dampak emosional dari tindakannya pada orang lain.
Takut berkomitmen – Dalam konteks hubungan romantis, ghosting kerap menjadi tanda adanya ketakutan untuk melangkah lebih jauh atau enggan berinvestasi dalam hubungan.
2. Dampak Korban Ghosting
Teruntuk kalian tukang ghosting, dampak yang kalian berikan pada korban Anda bisa menjadi sangat bermasalah pada kondisi mental mereka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
