ILustrasi seseorang yang mengalami burnout
JawaPos.com – Dalam dunia kerja yang penuh tuntutan, istilah burnout semakin sering terdengar. Namun, tidak semua orang memahami apa sebenarnya burnout itu dan bagaimana cara mengenali tandanya.
Menurut American Psychological Association (APA), burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, maupun mental yang disertai penurunan motivasi, kinerja, hingga munculnya sikap negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Burnout bukan penyakit medis, tetapi dampaknya nyata bagi kesehatan dan kualitas hidup seseorang. Kondisi ini sering muncul akibat tekanan pekerjaan yang berlebihan, jam kerja panjang, atau kurangnya dukungan di lingkungan kerja.
Apa saja tandanya?
Menurut psikolog yang dibagikan melalui akun TikTok @judithyapitana, seseorang yang mengalami burnout biasanya merasa pekerjaan sederhana pun terasa berat. Mereka cepat marah, mudah frustrasi, dan kehilangan energi meskipun sudah beristirahat. Bahkan, ada kalanya individu tidak menyadari dirinya sedang mengalami burnout hingga kondisinya memburuk.
Konten lain dari @gwenwinarno menyebutkan bahwa burnout ditandai dengan hilangnya semangat setiap kali memulai hari kerja. Karyawan mulai kehilangan motivasi, merasa apatis, hingga tidak lagi menemukan makna dalam pekerjaannya. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada penurunan kinerja secara drastis.
Selain itu, menurut akun @elv_gun, burnout juga sering muncul dalam bentuk gejala fisik seperti sakit kepala, sulit tidur, hingga ketegangan otot. Tubuh yang lelah membuat emosi semakin tidak stabil, sehingga produktivitas semakin menurun.
Sementara itu, @tirtacipeng menambahkan bahwa burnout bukan hanya soal beban kerja, melainkan juga masalah keseimbangan hidup. Kurangnya waktu istirahat, minim rekreasi, dan keterbatasan ruang untuk menyalurkan hobi dapat memperparah kondisi ini.
Mengapa hal ini berbahaya?
Burnout dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mental maupun fisik. Jika tidak segera ditangani, risiko depresi, gangguan kecemasan, bahkan penyakit jantung bisa meningkat. Oleh karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi lebih serius.
Bagaimana cara mengatasinya?

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
