Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 16.57 WIB

Berdebat Tanpa Merusak Hubungan? Begini 9 Cara Menyelesaikan Konflik dengan Bijak Menurut Psikolog

Ilustrasi orang yang sedang berdebat (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sedang berdebat (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Tidak semua hubungan yang bahagia bebas dari konflik. Justru, argumen bisa menjadi tanda bahwa Anda dan orang lain benar-benar peduli satu sama lain.

Menurut para psikolog, cara kita menghadapi perbedaan pendapat menentukan seberapa sehat hubungan itu tetap terjaga.

Dilansir dari laman Everyday Health, Robert Allan, PhD, psikolog klinis dan profesor di University of Colorado Denver, menyatakan bahwa bertengkar bisa menjadi tanda bahwa seseorang benar-benar peduli pada orang lain, karena orang tidak akan bertengkar jika mereka tidak peduli.

Banyak orang menganggap berdebat sebagai hal yang negatif, padahal dalam hubungan yang sehat, konflik dapat menjadi kesempatan untuk tumbuh dan memahami satu sama lain lebih baik.

Melihat konflik sebagai pemicu perubahan positif membuat perbedaan pendapat tidak lagi menakutkan.

Peran Psikologi dalam Argumen

Menurut laman MVS Psychology, prinsip-prinsip psikologi bisa menjadi panduan penting saat menghadapi konflik dalam hubungan.

Contohnya, prinsip mendengarkan secara aktif membantu Anda tidak sekadar mendengar, tetapi benar-benar memahami apa yang disampaikan pasangan.

Selain itu, konsep kecerdasan emosional mengajarkan Anda mengenali dan mengelola emosi sendiri sekaligus memperhatikan perasaan pasangan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, argumen dalam hubungan bisa menjadi lebih sehat dan konstruktif.

Cara Berdebat dengan Bijak

Berikut sembilan cara berdebat dengan bijak untuk menyelesaikan konflik tanpa merusak hubungan dilansir dari laman everydayhealth.com:

  1. Mulai dengan Rasa Hormat

Saat berdebat, mulailah dengan sikap hormat terhadap lawan bicara. Hindari kata-kata kasar dan tetapkan batasan agar diskusi tetap positif, meski emosi sedang tinggi.

  1. Bersikap Terbuka

Masuklah ke argumen tanpa prasangka. Singkirkan ego dan dengarkan dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan pihak lain.

  1. Cari Akar Masalah

Pertengkaran yang berulang sering kali muncul dari luka lama. Memahami penyebab sebenarnya membuat konflik lebih mudah dikelola.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore