Ilustrasi mitos skincare (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Ketika membahas skincare, internet cenderung dipenuhi dengan berbagai saran, beberapa bermanfaat, beberapa menyesatkan, dan banyak yang membingungkan.
Dari trik viral di media sosial hingga produk “ajaib” yang menjanjikan transformasi dalam semalam.
Mudah sekali terjebak pada mitos yang terdengar meyakinkan tetapi tidak sesuai dengan ilmu dermatologi. Akibatnya, bisa menimbulkan frustrasi, menghabiskan uang, dan terkadang merusak lapisan kulit.
Ada beberapa mitos skincare yang umum, seperti apakah SPF 50 benar-benar jauh lebih baik daripada SPF 30, dan apakah suplemen kolagen benar-benar efektif untuk semua orang.
Dilansir dari laman The Daily Jagran, Dr. Jyoti Aneja, Dokter Spesialis Estetika dan Bedah Transplantasi Rambut, berbagi tips tentang cara melindungi kulit sekaligus menjaga biaya tetap terjangkau, sambil fokus pada konsistensi, kebiasaan cerdas, dan rutinitas berbasis bukti.
Berikut tujuh mitos skincare popular yang sering salah kaprah menurut dokter kulit, dikutip dari thedailyjagran.com dan klikdokter.com:
Perbedaannya tidak begitu signifikan. SPF 30 memblokir sekitar 97% sinar UV B, sedangkan SPF 50 sekitar 98%.
Dr. Jyoti Aneja menekankan bahwa yang lebih penting adalah seberapa banyak sunscreen yang diaplikasikan dan seberapa sering diulang.
Dua jari sunscreen setiap 2-3 jam jauh lebih efektif daripada mengejar SPF tinggi seperti SPF 100.
Menurut laman klik dokter, sinar ultraviolet tetap menembus meski cuaca mendung, jadi anggapan bahwa sunscreen hanya dibutuhkan saat cerah itu salah.
Baik di dalam rumah maupun saat mendung, tetap disarankan memakai sunscreen secara rutin dan mengaplikasikannya ulang agar perlindungan terhadap UV tetap maksimal.
Tidak sepenuhnya benar. Kolagen terhidrolisis terbukti dapat meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan bahkan garis halus seiring waktu, jika digunakan konsisten dan realistis. Anggap saja sebagai investasi jangka panjang untuk kulit Anda, bukan solusi instan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
