Fenomena brain rot di era digital membuat otak sulit fokus karena terlalu banyak paparan informasi instan
JawaPos.com – Pernah nggak sih kamu niatnya cuma buka media sosial sebentar, tapi akhirnya malah keasyikan pindah dari satu konten ke konten lain tanpa henti?
Di satu sisi terasa menyenangkan karena banyak informasi baru, tapi di sisi lain, otak justru jadi cepat lelah dan sulit konsentrasi.
Fenomena ini kini dikenal dengan istilah digital overload atau banjir informasi, yang berdampak pada menurunnya kemampuan fokus.
Menurut American Psychological Association (APA), rentang perhatian manusia di era digital makin menurun.
Notifikasi yang terus berdatangan dari gawai membuat otak kita terbiasa dengan stimulasi cepat, sehingga sulit bertahan pada satu aktivitas dalam jangka waktu lama.
Akibatnya, banyak orang merasa gampang terdistraksi, cepat bosan, bahkan kesulitan menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi mendalam.
Baca Juga: Sering Bertemu Orang yang Paling Berisik dan Sok Tahu? Ini Fakta Psikologi yang Menyertai Mereka
Fenomena ini makin diperparah dengan istilah yang belakangan populer di kalangan anak muda, yaitu brain rot.
Dilansir dari Inspira Health Network, brain rot menggambarkan kondisi ketika otak terasa “mati rasa” akibat terlalu banyak terpapar konten singkat yang serba cepat, seperti video reels, TikTok, atau shorts.
Konten ini memang dirancang untuk memberikan kepuasan instan, tapi efek jangka panjangnya membuat otak kehilangan kemampuan untuk menikmati proses belajar atau membaca yang lebih panjang.
Hal yang sama juga dibahas dalam laporan Columbia Magazine. Penelitian menunjukkan bahwa multitasking digital—seperti membuka banyak tab browser sekaligus atau mengecek media sosial sambil bekerja—membuat otak bekerja lebih keras dari biasanya.
Sayangnya, alih-alih lebih produktif, kebiasaan ini justru mengurangi efisiensi otak hingga 40 persen karena energi mental terkuras untuk berpindah fokus.
Dari sisi kesehatan mental, RSMM Bogor menjelaskan bahwa digital overload juga bisa memicu stres, kecemasan, hingga insomnia. Otak yang terlalu sering dipaksa berpindah fokus akan mengalami kelelahan kognitif. Itu sebabnya, banyak orang merasa gelisah saat jauh dari ponsel, bahkan sulit tidur karena otak masih terus aktif memproses informasi yang menumpuk.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022