
Ilustrasi orang yang sedang chattingan. (Freepik)
JawaPos.com – Etika komunikasi menjadi landasan penting untuk membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan dosen, khususnya dalam konteks diskusi akademik. Cara seorang mahasiswa berinteraksi dapat menunjukkan tingkat moralitas serta profesionalismenya selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Di masa kini, aplikasi digital seperti WhatsApp banyak dipakai sebagai sarana komunikasi antara mahasiswa dan dosen. Namun, penting diingat bahwa gaya bahasa yang digunakan untuk berbicara dengan teman tentu berbeda dengan dosen, agar percakapan tetap berjalan lancar dan bermanfaat.
Saat menghubungi dosen, baik untuk bimbingan maupun menanyakan hal terkait perkuliahan, mahasiswa perlu memperhatikan struktur pesan dan etika komunikasi agar peluang pesan dibalas lebih besar.
Menurut stiebii.ac.id, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan ketika mengirim pesan kepada dosen supaya tidak dianggap kurang sopan.
1. Pemilihan Waktu
Hal paling utama yang perlu diperhatikan saat ingin menghubungi dosen adalah pemilihan waktu. Usahakan tidak mengirim pesan di luar waktu kerja dosen, seperti akhir pekan atau hari libur lainnya, terutama jika pesan tersebut berkaitan dengan keperluan akademik.
Mahasiswa disarankan tidak mengirim chat di atas pukul 17.00 karena sudah tidak termasuk jam kerja dosen. Jika terpaksa menghubungi di luar jam kerja, pastikan keperluan kamu benar-benar mendesak dan tidak bisa ditunda.
2. Struktur Pesan
Sebelum mengutarakan keperluan kepada dosen, jangan lupa untuk memberi salam pembuka terlebih dahulu dan ucapkan permohonan maaf jika mengganggu waktu dosen. Contoh: "Assalamualaikum Bapak/Ibu, mohon maaf mengganggu waktunya". Atau juga bisa menggunakan "selamat pagi/siang" sebagai salam pembuka.
Dikutip dari masuk-ptn.com, setelah memberikan salam, perkenalkan diri dengan mencantumkan nama lengkap dan program studi agar dosen mengetahui identitas pengirim pesan. Contoh: "Perkenalkan, nama saya Muhammad Budi, Mahasiswa Sastra Indonesia Angkatan 2021".
Langkah berikutnya adalah menjelaskan tujuan atau pertanyaan yang ingin disampaikan secara jelas dan sopan. Terakhir, akhiri pesan dengan ucapan terima kasih.
3. Penggunaan Bahasa
Gaya bahasa yang digunakan juga penting diperhatikan saat menghubungi dosen. Pilihlah bahasa yang formal, sopan, langsung pada inti pesan, dan hindari penggunaan emotikon secara berlebihan.
Selain itu, hindari pula singkatan kata, misalnya “saya” menjadi “sy” atau “semester” menjadi “smt”, karena dapat menimbulkan kesan kurang sopan.
4. Foto Profil

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
