Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Agustus 2025 | 15.41 WIB

5 Kebiasaan yang Diam-Diam Menggerogoti Pernikahan dan Membuat Suami Menjauh

Banyak istri tidak sadar bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan sehari-hari bisa membuat suami merasa tidak dihargai dan akhirnya menjauh. - Image

Banyak istri tidak sadar bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan sehari-hari bisa membuat suami merasa tidak dihargai dan akhirnya menjauh.

JawaPos.com - Pernikahan bukan hanya tentang janji suci di depan penghulu atau pendeta. Ia adalah perjalanan panjang yang penuh lika-liku, membutuhkan kerja sama, komunikasi, dan rasa saling menghargai setiap hari.

Sayangnya, banyak pasangan, terutama yang sudah menikah bertahun-tahun, mulai merasa nyaman dan menganggap remeh hubungan mereka. Mereka lupa bahwa cinta butuh dipelihara, dan penghargaan harus tetap diberikan meski sudah saling mengenal luar-dalam.

Dalam banyak kasus, istri yang awalnya penuh perhatian, hangat, dan suportif, secara perlahan mulai mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang membuat suami merasa terpinggirkan. Ini sering terjadi bukan karena niat buruk, melainkan karena kesibukan, kelelahan, atau pola komunikasi yang berubah.

Dilansir dari laman Your Tango, masalahnya, jika dibiarkan, lima kebiasaan ini bisa membuat suami kehilangan rasa keterikatan, merasa tidak dihargai, dan akhirnya menjauh — baik secara emosional maupun fisik.

1. Memperlakukan Suami dengan Nada Merendahkan

Mengapa Ini Berbahaya

Nada bicara yang merendahkan — entah disampaikan dengan sindiran, sarkasme, atau tatapan meremehkan — adalah salah satu penyebab utama retaknya hubungan. Dalam psikologi hubungan, perilaku ini masuk dalam kategori contempt (penghinaan), yang menurut penelitian Dr. John Gottman, adalah prediktor nomor satu perceraian.

Ketika seorang pria merasa diremehkan, dia tidak hanya kehilangan rasa hormat terhadap pasangannya, tetapi juga terhadap dirinya sendiri di dalam hubungan tersebut.

Contoh Nyata

  • Suami pulang larut malam karena lembur, dan istri langsung berkata, “Ah, kamu memang nggak pernah peduli sama keluarga.”

  • Saat suami mencoba memberi ide, istri memotong dengan, “Ya ampun, ide kamu itu nggak masuk akal.”

  • Awalnya mungkin dimaksudkan sebagai kelakar atau pelepas stres, tapi jika dilakukan terus-menerus, hal ini mengikis rasa percaya dan koneksi emosional.

    Cara Menghindari

    • Gunakan I-Statement: Alih-alih berkata, “Kamu nggak pernah bantu aku,” ubah menjadi, “Aku merasa kewalahan ketika harus mengurus semuanya sendirian.”

  • Beri apresiasi kecil, bahkan untuk hal sepele. Misalnya, “Makasih ya udah belanjain sayur.”

  • Kendalikan nada bicara. Kritik bisa disampaikan tanpa merendahkan.

  • Baca Juga: 8 Kebiasaan Orang yang Menjalani Hidup Tanpa Pertemanan Dekat Sepenuhnya

    2. Meremehkan atau Mengejek di Depan Orang Lain

    Mengapa Ini Bisa Menghancurkan Harga Diri Suami

    Bagi sebagian pria, harga diri (self-esteem) sangat erat kaitannya dengan rasa dihormati, terutama di depan keluarga, teman, atau kolega. Ketika istri mengolok-olok atau membuka aib suami di depan orang lain, luka yang ditinggalkan jauh lebih dalam daripada jika hanya terjadi berdua.

    Bahkan, menurut studi tahun 2020 yang diterbitkan di Journal of Social and Personal Relationships, ejekan atau penghinaan di depan umum membuat korban merasa tidak aman secara sosial dan menurunkan rasa percaya dalam hubungan.

    Contoh Nyata

    • Menggoda suami di depan teman bahwa ia “lebih sayang ibunya daripada istri”.

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore