Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juli 2025 | 23.18 WIB

8 Hal Memalukan yang Dilakukan Orang pada Kencan Pertama Tanpa Menyadarinya

8 Hal Memalukan yang Dilakukan Orang pada Kencan Pertama Tanpa Menyadarinya - Image

8 Hal Memalukan yang Dilakukan Orang pada Kencan Pertama Tanpa Menyadarinya

JawaPos.com - Kencan pertama memang penuh tantangan. Ada keinginan untuk memberikan kesan terbaik sambil mencoba membaca suasana, menjaga obrolan tetap mengalir, dan berharap tidak ada sisa bayam yang menempel di gigi.

Tapi inilah masalahnya: meskipun merasa sudah tampil maksimal, ada perilaku-perilaku kecil yang secara tak sadar bisa menciptakan kesan keliru. Dan sering kali, orang tidak menyadari bahwa mereka melakukannya.

Kalau pernah meninggalkan kencan pertama dengan perasaan bingung kenapa semuanya terasa "nggak nyambung", mungkin sudah waktunya untuk mengevaluasi diri.

Siapa tahu, salah satu dari delapan hal berikut ini adalah penyebabnya seperti dilansir dari VegOut.

1. Mengubahnya Jadi Sesi Terapi

Awalnya mungkin terasa wajar. Sedikit curhat soal mantan, stres di kantor, atau dinamika keluarga yang rumit. Tapi tanpa sadar, percakapan bisa bergeser menjadi sesi curhat berat yang membuat lawan bicara merasa lebih seperti terapis ketimbang teman kencan.

Kerentanan itu penting, tapi waktunya harus tepat. Kencan pertama sebaiknya jadi tempat untuk membangun koneksi, bukan melampiaskan beban emosional.

Sebelum mulai membahas luka masa lalu, tanyakan dulu pada diri sendiri: "Kalau aku di posisi dia, apa aku nyaman mendengar ini dari orang yang baru kukenal?"

2. Bertingkah Seperti Pewawancara HRD

"Jadi, lima tahun dari sekarang kamu melihat diri kamu di mana?"

Penasaran itu bagus, tapi menyulap kencan jadi sesi wawancara kerja bisa membuat suasana terasa kaku dan tertekan. Kalau pertanyaannya datang bertubi-tubi—pekerjaan, keluarga, keinginan punya anak—maka koneksi yang alami bisa langsung menguap.

Daripada sibuk menilai, cobalah ajukan pertanyaan yang mengundang cerita. Misalnya, "Apa hal menyenangkan yang selalu kamu ingin coba tapi belum kesampaian?" akan jauh lebih membuka percakapan daripada "Kamu tinggal di rumah sendiri atau sewa?"

3. Terlalu Banyak Bicara (Tentang Diri Sendiri)

Saat gugup, banyak orang mengatasinya dengan terus bicara. Sayangnya, ini sering berarti obrolan jadi satu arah—tentang pekerjaan, hobi, mantan, bahkan pola makan kucing peliharaan—tanpa memberi ruang untuk bertanya balik.

Ironisnya, banyak yang tidak sadar kalau mereka mendominasi pembicaraan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore